Al-Habib Muhammad bin Husein Alaydrus (Habib Neon)

Ulama yang Berjuluk Habib Neon

Dia salah seorang ulama yang menjadi penerang umat di zamannya. Cahaya keilmuan dan ahlaqnya menjadi teladan bagi mereka yang mengikuti jejak ulama salaf

Suatu malam, beberapa tahun lalu, ketika ribuan jamaah tengah mengikuti taklim di sebuah masjid di Surabaya, tiba-tiba listrik padam. Tentu saja kontan mereka risau, heboh. Mereka satu persatu keluar, apalagi malam itu bulan tengah purnama. Ketika itulah dari kejauhan tampak seseorang berjalan menuju masjid. Ia mengenakan gamis dan sorban putih, berselempang kain rida warna hijau. Dia adalah Habib Muhammad bin Husein bin Zainal Abidin bin Ahmad Alaydrus yang ketika lahir ia diberi nama Muhammad Masyhur.
Begitu masuk ke dalam masjid, aneh bin ajaib, mendadak masjid terang benderang seolah ada lampu neon yang menyala. Padahal, Habib Muhammad tidak membawa obor atau lampu. Para jamaah terheran-heran. Apa yang terjadi? Setelah diperhatikan, ternyata cahaya terang benderang itu keluar dari tubuh sang habib. Bukan main! Maka, sejak itu sang habib mendapat julukan Habib Neon …
Habib Muhammad lahir di Tarim, Hadramaut, pada 1888 M. Meski dia adalah seorang waliyullah, karamahnya tidak begitu nampak di kalangan orang awam. Hanya para ulama atau wali yang arif sajalah yang dapat mengetahui karamah Habib Neon. Sejak kecil ia mendapat pendidikan agama dari ayahandanya, Habib Husein bin Zainal Abidin Alaydrus. Menjelang dewasa ia merantau ke Singapura selama beberapa bulan kemudian hijrah ke ke Palembang, Sumatra Selatan, berguru kepada pamannya, Habib Musthafa Alaydrus, kemudian menikah dengan sepupunya, Aisyah binti Musthafa Alaydrus. Dari pernikahan itu ia dikaruniai Allah tiga anak lelaki dan seorang anak perempuan.
Tak lama kemudian ia hijrah bersama keluarganya ke Pekalongan, Jawa Tengah, mendampingi dakwah Habib Ahmad bin Tholib Al-Atthas. Beberapa waktu kemudian ia hijrah lagi, kali ini ke Surabaya. Ketika itu Surabaya terkenal sebagai tempat berkumpulnya para ulama dan awliya, seperti Habib Muhammad bin Ahmad al-Muhdhor, Habib Muhammad bin Idrus al-Habsyi, Habib Abu Bakar bin Umar bin Yahya.
Selama mukim di Surabaya, Habib Muhammad suka berziarah, antara lain ke makam para wali dan ulama di Kudus, Jawa Tengah, dan Tuban, Jawa Timur. Dalam ziarah itulah, ia konon pernah bertemu secara ruhaniah dengan seorang wali kharismatik, (Alm) Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf, Gresik.
Open House
Seperti halnya para wali yang lain, Habib Muhammad juga kuat dalam beribadah. Setiap waktu ia selalu gunakan untuk berdzikir dan bershalawat. Dan yang paling mengagumkan, ia tak pernah menolak untuk menghadiri undangan dari kaum fakir miskin. Segala hal yang ia bicarakan dan pikirkan selalu mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kebenaran agama, dan tak pernah berbicara mengenai masalah yang tak berguna.
Ia juga sangat memperhatikan persoalan yang dihadapi oleh orang lain. Itu sebabnya, setiap jam 10 pagi hingga waktu Dhuhur, ia selalu menggelar open house untuk menmui dan menjamu para tamu dari segala penjuru, bahkan dari mancanegara. Beberapa tamunya mengaku, berbincang-bincang dengan dia sangat menyenangkan dan nyaman karena wajahnya senantiasa ceria dan jernih.
Sedangkan waktu antara Maghrib sampai Isya ia perguankan untuk menelaah kitab-kitab mengenai amal ibadah dan akhlaq kaum salaf. Dan setiap Jumat ia mengelar pembacaan Burdah bersama jamaahnya.
Ia memang sering diminta nasihat oleh warga di sekitar rumahnya, terutama dalam masalah kehidupan sehari-hari, masalah rumahtangga, dan problem-problem masyarakat lainnya. Itu semua dia terima dengan senang hati dan tangan terbuka. Dan konon, ia sudah tahu apa yang akan dikemukakan, sehingga si tamu manggut-manggut, antara heran dan puas. Apalagi jika kemudian mendapat jalan keluarnya. “Itu pula yang saya ketahui secara langsung. Beliau adalah guru saya,” tutur Habib Mustafa bin Abdullah Alaydrus, kemenakan dan menantunya, yang juga pimpinan Majelis Taklim Syamsi Syumus, Tebet Timur Dalam Raya, Jakarta Selatan.
Di antara laku mujahadah (tirakat) yang dilakukannya ialah berpuasa selama tujuh tahun, dan hanya berbuka dan bersantap sahur dengan tujuh butir korma. Bahkan pernah selama setahun ia berpuasa, dan hanya berbuka dan sahur dengan gandum yang sangat sedikit. Untuk jatah buka puasa dan sahur selama setahun itu ia hanya menyediakan gandum sebanyak lima mud saja. Dan itulah pula yang dilakukan oleh Imam Gahazali. Satu mud ialah 675 gram. ”Aku gemar menelaah kitab-kitab tasawuf. Ketika itu aku juga menguji nafsuku dengan meniru ibadah kaum salaf yang diceritakan dalam kitab-kitab salaf tersebut,” katanya.
Habib Neon wafat pada 30 Jumadil Awwal 1389 H / 22 Juni 1969 M dalam usia 71 tahun, dan jenazahnya dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Pegirikan, Surabaya, di samping makam paman dan mertuanya, Habib Mustafa Alaydrus, sesuai dengan wasiatnya. Setelah ia wafat, aktivitas dakwahnya dilanjutkan oleh putranya yang ketiga, Habib Syaikh bin Muhammad Alaydrus dengan membuka Majelis Burdah di Ketapang Kecil, Surabaya. Haul Habib Neon diselenggarakan setiap hari Kamis pada akhir bulan Jumadil Awal.

——————————————————————————————-

Pewaris Rahasia Imam Ali Zainal Abidin

Al-Habib Muhammad bin Husein al-Aydrus lahir di kota Tarim Hadramaut. Kewalian dan sir beliau tidak begitu tampak di kalangan orang awam. Namun di kalangan kaum ‘arifin billah derajat dan karomah beliau sudah bukan hal yang asing lagi, karena memang beliau sendiri lebih sering bermuamalah dan berinteraksi dengan mereka.

Sejak kecil habib Muhammad dididik dan diasuh secara langsung oleh ayah beliau sendiri al-‘Arifbillah Habib Husein bin Zainal Abidin al-Aydrus. Setelah usianya dianggap cukup matang oleh ayahnya, beliau al-Habib Muhammad dengan keyakinan yang kuat kepada Allah SWT merantau ke Singapura.

أَََلَمْ َتكُنْ أَرْضُ اللهِ وَاسِعَةً فتَََهَاجَرُوْا فِيْهَا

Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu? (Q.S an-Nisa':97)

Setelah merantau ke Singapura, beliau pindah ke Palembang, Sumatera Selatan. Di kota ini beliau menikah dan dikaruniai seorang putri. Dari Palembang, beliau melanjutkan perantauannya ke Pekalongan, Jawa Tengah, sebuah kota yang menjadi saksi bisu pertemuan beliau untuk pertama kalinya dengan al-Imam Quthb al-Habib Abu Bakar bin Muhammad as-Seggaf, Gresik. Di Pekalongan jugalah beliau seringkali mendampingi Habib Ahmad bin Tholib al-Atthos.

Dari Pekalongan beliau pidah ke Surabaya tempat Habib Musthafa al-Aydrus yang tidak lain adalah pamannya tinggal. Seorang penyair, al-Hariri pernah mengatakan:

وَحُبِّ البِلَادَ فَأَيُّهَا أَرْضَاكَ فَاخْتَرْهُ وَطَنْ

Cintailah negeri-negeri mana saja yang menyenangkan bagimu dan jadikanlah (negeri itu) tempat tinggalmu

Akhirnya beliau memutuskan untuk tinggal bersama pamannya di Surabaya, yang waktu itu terkenal di kalangan masyarakat Hadramaut sebagai tempat berkumpulnya para auliaillah. Di antaranya adalah Habib Muhammad bin Ahmad al-Muhdor, Habib Muhammad bin Idrus al-Habsyi, Habib Abu Bakar bin Umar bin Yahya dan masih banyak lagi para habaib yang mengharumkan nama kota Surabaya waktu itu. Selama menetap di Surabaya pun Habib Muhammad al-Aydrus masih suka berziarah, terutama ke kota Tuban dan Kudus selama 1-2 bulan.

Dikatakan bahwa para sayyid dari keluarga Zainal Abidin (keluarga ayah Habib Muhammad) adalah para sayyid dari Bani ‘Alawy yang terpilih dan terbaik karena mereka mewarisi asrar (rahasia-rahasia). Mulai dari ayah, kakek sampai kakek-kakek buyut beliau tampak jelas bahwa mereka mempunyai maqam di sisi Allah SWT. Mereka adalah pakar-pakar ilmu tashawuf dan adab yang telah menyelami ilmu ma’rifatullah, sehingga patut bagi kita untuk menjadikan beliau-beliau sebagai figur teladan.

Diriwayatkan dari sebuah kitab manaqib keluarga al-Habib Zainal Abidin mempunyai beberapa karangan yang kandungan isinya mampu memenuhi 10 gudang kitab-kitab ilmu ma’qul/manqul sekaligus ilmu-ilmu furu’ (cabang) maupun ushul (inti) yang ditulis berdasarkan dalil-dalil jelas yang hasilnya dapat dipertanggungjawabkan sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh para pakar dan ahli (para ashlafuna ash-sholihin).

Habib Muhammad al-Aydrus adalah tipe orang yang pendiam, sedikit makan dan tidur. Setiap orang yang berziarah kepada beliau pasti merasa nyaman dan senang karena memandang wajah beliau yang ceria dengan pancaran nur (cahaya). Setiap waktu beliau gunakan untuk selalu berdzikir dan bersholawat kepada datuk beliau Rasulullah SAW. Beliau juga gemar memenuhi undangan kaum fakir miskin. Setiap pembicaraan yang keluar dari mulut beliau selalu bernilai kebenaran-kebenaran sekalipun pahit akibatnya. Tak seorangpun dari kaum muslimin yang beliau khianati, apalagi dianiaya.

Setiap hari jam 10 pagi hingga dzuhur beliau selalu menyempatkan untuk openhouse menjamu para tamu yang datang dari segala penjuru kota, bahkan ada sebagian dari mancanegara. Sedangkan waktu antara maghrib sampai isya’ beliau pergunakan untuk menelaah kitab-kitab yang menceritakan perjalanan kaum salaf. Setiap malam Jum’at beliau mengadakan pembacaan Burdah bersama para jamaahnya.

Beliau al-Habib Muhammad al-Aydrus adalah pewaris karateristik Imam Ali Zainal Abidin yang haliyah-nya agung dan sangat mulia. Beliau juga memiliki maqam tinggi yang jarang diwariskan kepada generasi-generasi penerusnya. Dalam hal ini al-Imam Abdullah bin Alwi al-Haddad telah menyifati mereka dalam untaian syairnya:

ثبتوا على قـدم النبى والصحب # والتـابعين لهم فسل وتتبع
ومضو على قصد السبيل الى العلى# قدما على قدم بجد أوزع

_Mereka tetap dalam jejak Nabi dan sahabat-sahabatnya
Juga para tabi’in. Maka tanyakan kepadanya dan ikutilah jejaknya_

_Mereka menelusuri jalan menuju kemulyaan dan ketinggian
Setapak demi setapak (mereka telusuri) dengan kegigihan dan kesungguhan_

Diantara mujahadah beliau r.a, selama 7 tahun berpuasa dan tidak berbuka kecuali hanya dengan 7 butir kurma. Pernah juga beliau selama 1 tahun tidak makan kecuali 5 mud saja. Beliau pernah berkata, “Di masa permulaan aku gemar menelaah kitab-kitab tasawuf. Aku juga senantiasa menguji nafsuku ini dengan meniru perjuangan mereka (kaum salaf) yang tersurat dalam kitab-kitab itu”.

(Diadaptasi dari naskah karangan Habib Syekh Musawa Surabaya)

51 Tanggapan so far »

  1. 1

    lubna alaydrus said,

    SubhaanaLLAH…SubhaanaLLAH…

  2. 2

    Saleh Sheikh Albar said,

    Masya Allah Habib Neon ini !!!
    Alllah huma sholi alla sayidina mohamad saw

  3. 3

    Ahmad Riduan said,

    Subhanallah.. Luarbiasa Karomahnya Al Habib Muhammad Bin Husein Alaydrus.. Itu Adalah Karomah Juriatnya Rasulullah SAW. Bagaimana Dengan Cahayanya Rasulullah Sendiri “Cahaya Diatas Cahaya” Yang Dikatakan Sinar Matahari Tidak Dapat Membuat Batang Tubuh Rasulullah Berambayang.. Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad Wa Ala Ali Sayyidina Muhammad.

  4. 4

    suhaedi said,

    subhanallah..salam taqdim n rndu ana thdp Rosululloh n duriyah nya.alhamdulillah ana jg ikutan ngji burdah d ktpang kcil yg d pmpn ama putra beliau,habib syekh.bgtu nmpk krmah bliau sbg pnrus ajran n sfat Rosul.

  5. 5

    males debat said,

    waduh bib , jadi habib neon itu karena waktu lampu padam , tiba2 tubhnya terang benderang spt lampu neon sehingga di sebut habib neon????- yaa allah aku berlindung padamua dari cerita tahayul dan hurafat yang membodoh2 i hamba2mu yg bodoh ini. dan selamatkanlah mereka dari ajaran hurafat macam ini. sepanjang sejarah para sahabat termsuk 10 sahabat utama yg telah dijamin masuk surga oleh rosul , tidak ada satupun yang punya karomah/mu,jizat aneh macam ini

    • 6

      Bari said,

      ente aja yang ga tahu !!!
      Dia ini keturunan darah daging Rasul …
      Dan ulama yang istiqomah bukan tukang kafir ala wahabi….
      Yah org2 badui biasa macem salafy yah ga bakal sampe otaknya….

      • 7

        Ronny said,

        Apa ada yang menjanjikan keistimewaan keturunan Rasul?
        Adakah dalilnya?
        Rasul tidak memiliki anak laki-laki, bagaimana runtutan keturunan Rasul?
        Apakah silsilah Habib juga mengikuti garis keturunan matrilineal?

    • 8

      ahmed albarqi said,

      KAROMAH AULIA ITU ADA……………….YG NGOMONG ITU TAHAYUL DAN KHURAFAT YANG MEMBODOHI UMAT ITU, MALAH DIRINYA YG BODOH DAN TIDAK MENGETAHUI SEJARAH…..ANA KIRA ANTUM BELUM SAMPAI MAQOMNYA.YG ANEH ITU ANTUM DAN GURU-GURU ANTUM.

    • 9

      ahmed albarqi said,

      untuk manusia yg malah berdebat………..

      ane cuma mau kasih tau ente….ane dan para pengikut ahlus sunnah wal jamaah g pernah mengusik ibadah ente yg wahabi atau salafi……………jadi jangan usik kami, kalau ente masih komentar yg macem2…apa boleh buat.
      ikan bawal ikan teri
      loe jual gue beli.

    • 10

      shofian said,

      Sebutax orang buta ketika dia melihat lampu neon dia nda bsa liad,,
      Sbdohx orang bodoh ketik dia di dekat lampu neon dia nda tau
      Ada cahaya dari keturunan Nabiyullah Muhammad SAW.

  6. 11

    Satu Islam said,

    Blog yang bagus..salam ukhuwah islamiyah

    http://satuislam.wordpress.com

  7. 12

    Yudhi kal-sel said,

    Masya 4jj1 dlm artikel ini ada aja yg dulu seperti rasulullah, mudahan cerita ini benar n juga mdhn kt yg baca mendapat rahmad dr 4jj1 SWT, dan tetap apabila 4jj1 berkehandak maka jadi jadilah itu adalah kekuasan 4jj1 yg harus kt syukuri. Amin…

  8. 13

    dede said,

    Bohong ah, biar dipuja2 aja, kalau emang org alim gak mau dikatakan alim. Mantunya yang namanya hb mustafa doyan kawin cerai, punya istri nggak diurus, perkawinan seperti main-main. Ini indonesia bung, bukan arab. Hargailah bangsa ini jangan suka2 dengan tameng islam. Sya orang islam jadi malu.

  9. 14

    Novel said,

    Iya kang dede. Saya sering ikut pengajian habib mustafa. Ternyata dia punya istri banyak tapi tidak seperti kyai yang lain istrinya pada rukun. Dia sembunyi-sembunyi akhirnya para istrinya terlantar. Dia tidak bisa menjalankan ajaran seperti di Quran tidak bisa adil sama gundik-gundiknya. Syang jadi kyai tidak jaga nama baik. Orang-orang kristen pada mencibir tuh lihat kelakuan ulama yang satu ini.

    • 15

      sammy said,

      biarin kristen mencibir-cibir, orng kristen taunya mencela & dngki, orng kristen imam nya romeo and juliet mkanya tdk mngrti tujuan sbnrnya utk apa didunia ini.. dia fikir stlah mati msuk sorga,dn dosanya diampun wlaupn buat jahat pdhal ia disiksa & diazab oleh allah krn kprcayaan bodoh, orng kristn tdak sadar yng mnciptakan alam jgat raya hnya allah swt, bkan nabi isa, nbi isa adlah utusan tdk patut dijadikan tuhan…. lailahailllah…..allahuakbar,,

  10. 16

    sammy said,

    yng disembah kristen adalah yudast (pngikut nabi isa yng pling jahat),ia mrncanakan mmbunuh nabi isa tp allah maha mngetahui dn sayang kpda nabi nya maka yudast diserupakn allah wajah nya sprt nabi isa akhirnya dia dibunuh &disalib oleh tntara romawi dn yahudi krn yahudi(iblis) tdk senang ada nabi dibumi ini.. rasain kamu yudast akbat ulah kjhatn kpda nabi kami (isa a.s) kamu disiksa oleh allah yaitu disembah oleh kaum yng bdoh,, stiap ritual(smbahyang) yng dilakukan kristen itu adalh siksa utk yng disalib(yudast),,, mampus ukau yudast… allahuakbar…

  11. 17

    rahman said,

    ma asyadda nuroka ya habibana muhammad shollallahu alaihi wasallam……

    • 18

      rahman said,

      jngn jdikan blok ini untk saling menyalahkan satu sma lain…..msalah kromah, klau ngk percya..ya udah…orng bnyk istri..itu ursan bliau…jngn di ributkan???……# lakum di nukum waliyadin # jdilah umt yg baik….

  12. 19

    SARKANI said,

    Waktu Ziarah ke Makam Al Habib syech, aku belum tau tempat makam Habib neon, berapa jauh dari Makam Al Habib Syech

  13. 20

    FITRIANSYAH said,

    YA ALLAH ALANGKAH INDAH NYA JIKALAU BERTEMU DALAM SEBUAH MIMPI YANG NYATA DAN SEMUA HABIB-HABIB …………………KABULKAN LAH YA ALLAH DOA HAMBA INI ,DALAM DOA INI MUNGKIN IBU DAN AYAH DAN ADIK-ADIK HAMBA DITINGIKAN DERAJATNYA……….AMIN YA ALLAH .

  14. 21

    [...] Al-Habib Muhammad bin Husein Alaydrus (Habib Neon) [...]

  15. 22

    Bambang said,

    saya lebih hebat dari si neon ini, saya bisa menghidupkan orang mati! apakah saya ini sudah jadi nabi..?

  16. 24

    Setahuku Habib Neon diwarisi ilmunya oleh Habib Abu Bakar Bin Muhammad Assegaf melalui tongkatnya secara langsung. kata guruku.

  17. 25

    untuk manusia yg malas berdebat………..

    ane cuma mau kasih tau ente….ane dan para pengikut ahlus sunnah wal jamaah g pernah mengusik ibadah ente yg wahabi atau salafi……………jadi jangan usik kami, kalau ente masih komentar yg macem2…apa boleh buat.
    ikan bawal ikan teri
    loe jual gue beli.

  18. 26

    untuk manusia yg malas berdebat………..

    ane cuma mau kasih tau ente….ane dan para pengikut ahlus sunnah wal jamaah g pernah mengusik ibadah ente yg wahabi atau salafi……………jadi jangan usik kami, ane yakin ente belom nyampe maqomnye alias otak dan pemahaman ente dangkal.kalau ente masih komentar yg macem2…apa boleh buat.
    ikan bawal ikan teri
    loe jual gue beli.

  19. 27

    subhanallah….i love habaib…

  20. 28

    RiMuTho said,

    saya taruh di FB saya yah

  21. 29

    Semua itu hanya allah.swt yg maha mengetahui. Ok

  22. 30

    baalawi said,

    wahabi ente ap gk pernah baca qur,an???pada surah ambiya dan hadis nabi suhih d ceritaka para wali2 allah…ente yg bahlul…man kalla ilmuhu kasura iktiradoho,brang siyp yg sedikit ilmuy byk meyalahkan…paham ente bacai to kura,n dan hadis rasus.

  23. 31

    Mustafa Adnani said,

    Back to AlQuran,please……..Alquran menyatakan Rasulullah SAW mengatakan, bahwa beliau adalah manusia seperti juga kita pada umumnya, yg membedakannya dengan kita, adalah beliau selama hayatnya selalu memperoleh wahyu (yg sekarang tertulis dalam mush-haf) dan tidak pernah menjadi obor atau kandil (zaman dahulu) atau sekarang neon atau lampu mercury. Pengertian cahaya bukanlah secara fisik, yg akan memantulkan cahaya lewat atom foton, namun makna cahaya adalah dalam arti psikis/mutasyabihat, itupun mengikuti ungkapan dlm kitab Albarjanzi: Anta syamsun, anta badrun, anta nuurun fauqannuuri. Anehnya, Rasulullah saja tidak pernah jadi obor atau petromak, kok habib Alaydrus (yg belum tentu keturunan/senasab dgn Rasulullah) bisa jadi neon, Ya rabbikhtim lanaa bilkhair………A falaa ta’qiluun..?.

    • 32

      hamba allah said,

      Beliau dijuluki habib neon dikarenakan,, semasa hidupnya wajahnya selalu bercahaya laksana noen, yg juga mencerminkan ilmunya dan ahlaknya yang memberikan penerangan kepada umat,

      dan ane pastiin bahwa artikel ini fiktif, g ada dasarnya sma skali, buat penulis, hati2 dalam menyampaikan sesuatu kepada umat, dicek dulu kebenaranya,, ane sendiri masih ada hubungan keluarga dengan beliau, tapi ana g pernah dengar cerita ini,

  24. 33

    @dede : eh islam ktp lu ngm0ng kaya gitu hati2 , tnpa ente sadari ente telah di murtadkan oleh allah , aduh masih ada org kaya ente ya ,

  25. 34

    bambang , lu bukan nabi tapi setan

  26. 35

    herry.arraudhah said,

    ane percaya kok ama cerita nya.subhanaonallah karamah habib neon ini
    ALLAHUAKBAR

  27. 36

    kulla as alukum alaihi ajran ilal mawada ta fil kubra

  28. 37

    bsm said,

    Ni cerita rakse wa harat…klo wajahnya bercahaya se ane percaye.tp klo terang kayak neon ni crite jd kayak dongeng pas ane sd..yaaa tp mudah2an ente benar ma crite ente.ane mo nyalahin ane sendiri g hidup d jaman itu..sumpah ane inget waktu sd.d dongengin ma guru2 ane..
    Eeeiittsss tp klo skrng. ane kagak bs d bohongin.habaib zaman dulu insyaALLAH mnjalankn sunnah2 nabi sbnarnye.tp klo skrng beda jauh.mreka mnjalankan karangan2 manusia dr golongan mreka sendiri..
    Catatan:ane kagak benci gol habaib..sohib ana bnyak dr golongan mreka.tp sohibul sakhran (mabok)sama ane…wahahahahaha…

  29. 38

    anti_khurafat said,

    Sy tdk mengeneralisir sih ya cm para habib nih bak tukang sulap dan pengikutnya sebagian adalah kroni si tkg sulap.mereka saling membesar2kan demi kenaikan citra,ke populeran si tkg sulap eh si habib ini yg ujung2nya adalah fulus.

  30. 39

    ihdi said,

    ku pengin aya habib neon

  31. 41

    Demi اللّهُ q meyakini semua yg trjadi wali اللّهُ,n apa kau tdk sadari bahwa sesungguh sayidina rosul saw juga melakukan perjalanan isro mi’rij yg goib???itulah otak2 kecil yg gug bza berfikir cz keimanan kalian yg tdk mempercayai semuax,maka nerakalah tempat kalian yg tdk percaya adax perjalanan isro mi’roj n nur yg keluar dari wali qhutub habib muhammad al idrus,cz q cinta rosul q n semua keluargax..

  32. 42

    MuhammadHuseinAlaydrus said,

    Salah satu karomah beliau (habibana muhammad bin husein bin zainal abidin alaydrus) adalah dengan meminta kepada Allah dan dengan izin Allah beliau (Allahu Yarham) dapat menyembuhkan penyakit orang yang datang kepadanya hanya dengan menempelkan selendang (rida’) kepada si sakit di tempat yang sakit. Ummi ane salah satu contohnya.

    Bagi kalian yang tidak mempercayai tentang karomah ataupun gelar habib neon untuk beliau tidak ada kerugian bagi beliau, dan bukan beliau yang ingin diberi gelar nama habib neon, akan tetapi orang2 pada masanya yang sempat menimba ilmu dari beliaulah yang menjulukinya. Asal kalian tahu nur Nabi Allah Muhammad saw akan selalu ada ditubuh para keturunannya. Seperti yang kita tahu bahwa Habibana adalah keturunan Nabi Allah Muhammad saw, cahaya yang beliau dapat adalah dari Datuknya (saw) melalui Syaikhul Kabiir Al Imam Al Qutb Syamsi Syumuus Al Habib Abdullah bin Abubakar bin Muhammad Alaydrus.

  33. 45

    Subhkan said,

    YAA SAYYIDI YAA ROSULALLOH

  34. 46

    Salim Abubakar Alaydrus said,

    Masya Allah ya Habib Waliyuallah, ana istakhi sbg alaydrus blm mampu mengikuti jejak habib,semoga Allah Swt memberi kemudahan bg ana tuk beribadah dgn istigomah. Amin.

  35. 47

    Abuya Fathin said,

    berbicara karomah tidak bisa menggunakan akal, tapi iman. sama dengan peristiwa isra’ dan mi’raj, kalo kita gunakan akal kita maka yang terjadi seperti kaum qurays. atau kisah aashif ibnu barkhiya’ beliau bukan nabi tetapi dikaruniai karomah memindahkan istana balqis hanya sekedipan mata.. karomah sesungguhnya kalah jauh dibawah mukjizat nabi… tapi nabi alloh sulaiman as mengajarkan kepada kita untuk menghargai wali alloh.. maka di perintahkan kepada aashif bin barkhiya’ melakukannya, juga sebagai pelajaran bahwa manusia yang berilmu dan bertaqwa kepada alloh dan rosulnya maka akan jauh lebih baik/ hebat dari ifrit ( pimpinan jin/ setan) … pelajari juga ketika saayidina Umar bin Khattab yang sedang bekhutbah di masjid madinah tiba-tiba beliau berteriak lari kearah gunung.. diulangi beberapa kali… ternyata teriakan beliau didengar oleh pasukan muslim yang sedang terdesak… ini juga karomah. para sahabat ra luar biasa keutamaan ketaqwaannya pada alloh sehingga karomah mereka adalah keutamaannya itu. para guru mengajarkan sesungguhnya karomah bagi wali alloh adalah cobaan yang sangat besar, karena hal tersebut dikhawatirkan dapat menghentikan dirinya dari jalan mendekatkan diri kepada alloh, terhenti karena takjub pada karomahnya. ingat alloh akan menjadi mata ketika wali/ kekasihnya memandang, akan menjadi pendengaran ketika wali/ kekasihnya mendengar, akan menjadi tangan ketika wali/ kekasihnya berusaha, akan menjadi kakinya jika wali/kekasihnya berjalan. memusuhi wali sama dengan memusuhi alloh. lebih baik kita berbaik sangka kepada siapa saja, sehingga kita tidak salah dan mendapat balasan dari ucapan, dan kelakuan buruk kita kepada siapapun. tentu kita tidak tahu seseorang itu wali atau bukan, karena kita bukan wali… mmendoakan orang sholih semoga kita mendapatkan keberkahan… ingin menjadi alim dan sholeh, sehingga insya aaloh kitapun nanti akan didoakan manusia, meniru kecintaan orang soleh kepada Alloh dan rosulnya… kalo tidak kepada para sholihin kita meneladani mencintai Alloh dan rosulnya, masa kita harus mencontoh abu jahal dan sekutunya .

  36. 49

    sharief said,

    Alhamdulillah, masih adanya keturunan Rasullah saw dibumi ini. Karena keturunan beliau saw adalah fadhilah dzatiyah yang diberikan oleh Allah SWT. Kita tidak perlu dengki atau irihati terhadap mereka Kita menghormati mereka karena melihat datuk mereka yakni Sayidina Rasulallah saw. Utk lebih detail bukalah site http://www.everyoneweb/tabarruk.com atau belilah buku yang baru terbit dengan judul Membongkar kejumudan oleh A.Shihabuddin

  37. 51

    zaenal fiqih said,

    bagus masya Allah


Comment RSS · TrackBack URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 85 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: