<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Tanggapan pada: Manakib</title>
	<atom:link href="http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/manakib/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com</link>
	<description>pecinta Rasulullah saw</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Nov 2009 03:57:37 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: mansyuruddin</title>
		<link>http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/manakib/#comment-1221</link>
		<dc:creator>mansyuruddin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 19:14:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/manakib/#comment-1221</guid>
		<description>Bagaimana pandangan ahlussunnah ttng syi&#039;ah yg skrg ini sdng merajalela,krn  ajaran mereka lebih bnyak menanamkn ke
kedengkian di antara umat islam, cara bribadahnya pun berbeda dngn AHLUSSUNAH, waktu sholat yg lima wkt mereka rubah menjadi tiga wkt,dan msh bnyak lg aqidah yg jauh bersbrangn dng umat islam pada Umumnya. mhn penjelesan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana pandangan ahlussunnah ttng syi&#8217;ah yg skrg ini sdng merajalela,krn  ajaran mereka lebih bnyak menanamkn ke<br />
kedengkian di antara umat islam, cara bribadahnya pun berbeda dngn AHLUSSUNAH, waktu sholat yg lima wkt mereka rubah menjadi tiga wkt,dan msh bnyak lg aqidah yg jauh bersbrangn dng umat islam pada Umumnya. mhn penjelesan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ivan sugiharto</title>
		<link>http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/manakib/#comment-1101</link>
		<dc:creator>ivan sugiharto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 15:08:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/manakib/#comment-1101</guid>
		<description>assalamualaikum.wr.wb
maaf\,saya ingin bertanya.bila dalam tubuh ikita,hati itu diibaratkan sebagai hajar aswad, maka air zamzam itu diibaratkan sebagai apa?maaf terima kasih atas tanggapannya.wassalamualaikum.wr.wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum.wr.wb<br />
maaf\,saya ingin bertanya.bila dalam tubuh ikita,hati itu diibaratkan sebagai hajar aswad, maka air zamzam itu diibaratkan sebagai apa?maaf terima kasih atas tanggapannya.wassalamualaikum.wr.wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: teguh</title>
		<link>http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/manakib/#comment-982</link>
		<dc:creator>teguh</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 00:44:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/manakib/#comment-982</guid>
		<description>Manakah yang lebih utama membaca shalawat untuk Muhammad rasulullah atau untuk orang orang alim, manakah keutamaan akhlak yang mulia dibandingkan rasulullah, siapakah yang pantas dijadikan suri tauladan dalam kehidupan ini.
Sebaiknya mengambil dari sumber dan contoh utama, selain itu hanyalah recommended practice.
Jangan sampai kita lebih mengutamakan orang-orang alim dari pada sumber utamanya Muhammada Rasulullah, sehingga ketika berdoa setelah bershalawat ke pada Rasulullah maka tidak afdhol bila tidak bersholawat kepada orang-orang alim terdahulu, cobalah kita renungkan.
Bukannya ini berarti &quot; tiada arti &quot; doa tersebut walaupun sudah bershalawat ke rasulullah dan keluarganya tanpa mengucap shalawat ke orang-orang alim terdahulu, sehingga keutamaan rasulullah menjadi berkurang secara makna.
Sehingga kita sama saja tidak menakui kerasulan beliau.
Na&#039;uzubillah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Manakah yang lebih utama membaca shalawat untuk Muhammad rasulullah atau untuk orang orang alim, manakah keutamaan akhlak yang mulia dibandingkan rasulullah, siapakah yang pantas dijadikan suri tauladan dalam kehidupan ini.<br />
Sebaiknya mengambil dari sumber dan contoh utama, selain itu hanyalah recommended practice.<br />
Jangan sampai kita lebih mengutamakan orang-orang alim dari pada sumber utamanya Muhammada Rasulullah, sehingga ketika berdoa setelah bershalawat ke pada Rasulullah maka tidak afdhol bila tidak bersholawat kepada orang-orang alim terdahulu, cobalah kita renungkan.<br />
Bukannya ini berarti &#8221; tiada arti &#8221; doa tersebut walaupun sudah bershalawat ke rasulullah dan keluarganya tanpa mengucap shalawat ke orang-orang alim terdahulu, sehingga keutamaan rasulullah menjadi berkurang secara makna.<br />
Sehingga kita sama saja tidak menakui kerasulan beliau.<br />
Na&#8217;uzubillah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Khoirul anisa</title>
		<link>http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/manakib/#comment-875</link>
		<dc:creator>Khoirul anisa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 20:23:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/manakib/#comment-875</guid>
		<description>tidak ada yg jelek untuk mengetahui atau membaca sejarah orang alim tapi alangka baiknya jangan sampai terjerumus ke kufuran,kufur dan tidaknya seseorang itupun urusan hambah dan kholiq,bukan hambah dan hamba,tapi banyak umat islam yg banyak mengejar ikan asin tapi membiarkan ikan gurami lepas dg begitu saja bahkan kadang2 mereka tidak mau,contohnya membaca manakib di wajibkan karena banyak umat yg yg berlebih lebihan bahkan ada yg meyakinkan bisa naik haji,,,,anehnya itu sering di fatwahkan para sesepuh umat,akan tetapi di jaman ini Alqur&#039;an yang tidak di ragukan lagi sebagai kitabbullah tidak perna di istiqomahkan bahkan kadang2 baca saja tidak bisa,,,
Subbhanallah,,,pelajarilah Alqur&#039;an serta kandungan nya yg tiada bandingan nya di muka bumi ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tidak ada yg jelek untuk mengetahui atau membaca sejarah orang alim tapi alangka baiknya jangan sampai terjerumus ke kufuran,kufur dan tidaknya seseorang itupun urusan hambah dan kholiq,bukan hambah dan hamba,tapi banyak umat islam yg banyak mengejar ikan asin tapi membiarkan ikan gurami lepas dg begitu saja bahkan kadang2 mereka tidak mau,contohnya membaca manakib di wajibkan karena banyak umat yg yg berlebih lebihan bahkan ada yg meyakinkan bisa naik haji,,,,anehnya itu sering di fatwahkan para sesepuh umat,akan tetapi di jaman ini Alqur&#8217;an yang tidak di ragukan lagi sebagai kitabbullah tidak perna di istiqomahkan bahkan kadang2 baca saja tidak bisa,,,<br />
Subbhanallah,,,pelajarilah Alqur&#8217;an serta kandungan nya yg tiada bandingan nya di muka bumi ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ALI</title>
		<link>http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/manakib/#comment-846</link>
		<dc:creator>ALI</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 07:49:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/manakib/#comment-846</guid>
		<description>sebenarnya sangat bagus sekali supaya kita dapat meneladani sikap dan bijak mereka.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebenarnya sangat bagus sekali supaya kita dapat meneladani sikap dan bijak mereka&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Makhfud</title>
		<link>http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/manakib/#comment-211</link>
		<dc:creator>Makhfud</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Aug 2007 08:22:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/manakib/#comment-211</guid>
		<description>Hadis yang sering saya dengar sebelum memulai majlis tahlil Aurad Muhammadiyah. Terimakasihatas penjelasannya mengenai hadis ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hadis yang sering saya dengar sebelum memulai majlis tahlil Aurad Muhammadiyah. Terimakasihatas penjelasannya mengenai hadis ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
