Salah Kaprah Mendidik Anak

by: Usth binti Muhammad

Anak yang dilahirkan adalah amanat dari Allah. Rasulullah bersabda, Seorang anak dilahirkan dalam keadaan suci. Terserah orang tuanya akan dijadikan anaknya yahudi atau majusi.

Allah menjadikan anak dan harta sebagai bagian dari dunia. Jika kita bisa menjadikan dunia sebagai jalan ke akhirat, maka kita adalah orang yang beruntung.

Jika bani adam meninggal, terputuslah amalnya kecuali 3 : sodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, anak soleh yang mendoakannya.

Makna ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diajarkan kepada orang lain. Maka setelah ia meninggal, murid-muridnya akan mendoakannya dan setiap kali mereka mengajar maka pahalanya sampai ke kuburnya.

Yang dikhawatirkan adalah orang-orang yang disiksa dalam kuburnya gara-gara anaknya yang masih hidup bersikap kurang ajar dan akhlaknya bejat. Sedangkan orang tuanya di dalam kubur sudah tak dapat mendoakan lagi. Ia hanya bisa berkata, Ya Allah jangan matikan anak cucuku kecuali mereka telah bertobat kepada-Mu.

Coba kita lihat, ada yang kemaren ayahnya baru meninggal. Anak-anaknya semua sekolah umum (SMP, SMA, kuliah dll) dan tak pernah disiram dengan agama. Mereka tak mengerti tentang faedah fatihah buat ahli kubur. Sang ayah mengira anaknya bakal jadi dokter dan bakal terangkat namanya. Ternyata sepeninggal sang ayah, si anak punya banyak acara hingga lupa bacain fatehah buat dia.

Sekarang sedikit sekali orang tua yang merhatiin pendidikan akhlak ke anaknya. Kuatirnya nanti di akhirat ketika dibangkitkan oleh Allah dan dihitung amal kita ketika di dunia, akan dikatakan kepada kita, Amal kamu bagus tapi kamu punya anak yang tak dikenalkan ke agama. Sampai-sampai kamu tak tahu bacaan fatehah anak kamu benar atau tidak. Rasulullah telah bersabda, Tak dikatakan seseorang itu sholat, kecuali jika fatihahnya telah benar.

Nah, zaman sekarang ibu-ibu jarang bertanya kepada anaknya, Hapal gak fatihahnya, benar gak makhrojnya? Akhirnya setelah anaknya baligh sholatnya sudah mulai dicatat oleh Allah. Dia seumur hidup sholat, tapi fatehahnya gak benar. Tak sah sholatnya di sisi Allah!

Ketika Allah bertanya kepadanya, anak tersebut menjawab, Jangan salahkan saya, orang tua saya tak pernah ngajarin saya fatihah. Maka Allah pun memerintahkan malaikat untuk memasukkannya ke dalam neraka karena ia tercatat sebagai orang meninggalkan sholat. Anak tersebut pun akan berkata, Ya Allah saya tak ridho jika orang tua tak diseret juga ke neraka. Naudzubillah

Kita mohon kepada Allah agar diampuni segala dosa kita dan kita beserta anak cucu kita diselamatkan dari siksa api neraka. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: