Maulid Nabi Muhammad SAW di Kramat Empang & Khaul Habib Abdullah bin Mukhsin Alatas

  • Presiden Imbau Umat Islam Indonesia Meneladani Rasulullah

BOGOR–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengimbau semua umat Islam di seluruh Indonesia dan para pemimpin untuk meneladani semua tindakan Rasulullah Muhammad SAW. Imbauan itu disampaikannya dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majlis Ta’lim An Nur, Kramat Empang, Bogor, dan Khaul Habib Abdullah bin Mukhsin Alatas di Bogor, Jawa Barat, Selasa (01/4) malam.’Rasulullah itu pemimpin terbesar. Belum ada bandingannya yang sebesar Rasulullah. Karena itu, saya imbau semua umat Islam dan para pemimpin untuk meneladaninya,” kata Presiden di hadapan ribuan warga di sekitar majlis ta’lim tertua di Kota Bogor itu. Dia menyampaikan, Nabi adalah pemimpin yang amanah, tabligh, dan fathonah. Perilaku Nabi, kata Presiden, sungguh mulia dan meneduhkan umat. Ketika menghadapi tantangan berat, Rasulullah tetap sabar, tawakal, tegar, terus bersyukur, dan berikhtiar. Di samping itu, sambungnya, Rasulullah melakukan perubahan dengan semangat dari kegelapan menjadi terang. Nabi juga tak melancarkan perang, tapi hanya di jalan Allah. Dan, tujuan yang ingin dicapainya pun bisa diraih. ”Pelajaran bagi kita, ketika dunia menghadapi banyak ujian seperti sekarang, kita semua harus tegar dan tak boleh menyerah, berikhtiar, bersatu, dan tak saling menyalahkan,” sambungnya.

Presiden meminta agar semua pihak dimulai dari dirinya hingga wali kota bekerja keras. Dia juga mengharapkan dukungan dan nasihat dari para ulama untuk mengatasi persoalan ini. ”Tak ada persoalan yang sulit, kita menghendaki dengan memohonkan doa. Umat tak akan mengubah nasib suatu kaum bila tak melakukan perubahan. Dengan ridha Allah, persoalan itu satu per satu dapat kita atasi.”

Pihaknya juga mengingatkan, di negeri ini masih banyak rakyat yang miskin dan masih perlu bantuan. ”Saya mengajak yang memiliki kemampuan lebih agar membantu mereka yang membutuhkan. Bila ini dilakukan, sungguh indah dunia ini. Marilah bersama rapatkan barisan, bangun negeri, majukan kesehatan, pendidikan, atasi masalah keamanan, dan lain-lain.”

Jika ada perbedaan yang terjadi di antara semua, Presiden mengajak semua pihak untuk menyelesaikannya secara damai. Kalau jalan kekerasan yang ditempuh, lanjutnya, akan terjadi gangguan keamanan dan sosial. ”Kalau begitu, kita tak bisa membangun dan tak bisa tingkatkan kesejahteraan. Contohlah teladan Rasulullah dalam mengatasi berbagai masalah berat,” imbuhnya. wed

Kamis, 03 April 2008

http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=328910&kat_id=6

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: