Stop Gosip alias Ghibah

Stop Gosip alias Ghibah

Janganlah kita ngerasani saudara kita sesame muslim. Itulah bunyi salah satu hadits Rasulullah SAW. Namun di zaman sekarang, naudzubillahi min dzalik, justru di setiap majlis kita duduk, maka selalu kita ngerasani orang dan membuka aib/kejelekan mereka.

Barang siapa yang menutupi kesalahan saudara-saudaranya sesame muslim, maka Allah akan menutup kesalahannya di dunia dan akhirat. Dan barang siapa selalu membuka kesalahan saudara-saudaranya sesama muslim, maka Allah akan membuka kesalahannya di dunia dan di hari kiamat. (Al Hadits)

Kalo seseorang senantiasa sibuk mengurusi kesalahan orang lain, maka akan lupa dengan kesalahan sendiri. Dan dia akan menjadi orang yang celaka., hina, dan sengsara. Karena apa? Karena Allah akan membuka kejelekannya di dunia dan akherat!

Padahal di akhirat nanti berkumpul seluruh makhluk. Ada Rasulullah, Ada Sayidah Fatimatuzahro, Sayidah Aisyaturridho, dan lain-lain. Lalu Allah buka aib-aib kita karena kita selalu membuaka kejelekan saudara kita sesama muslim. Kita gak akan kuat! Saking malunya orang tersebut, hingga disifatkan oleh para ulama, akan berjatuhan daging di wajahnya hingga hanya tertinggal tengkoraknya saja.

Ayo kita sadar sampai kapan kita gunakan lisan ini untuk hal-hal yang gak diridhoi Allah? Sampai kapan kita mau nurut dengan perintah Rasulullah? Kalo bukan kita yang nurut dengan Rasulullah, lalu siapa lagi? Apakah kita suruh orang yahudi dan nasrani, para musuh Allah tersebut, yang kita pinta untuk nurut dengan syariat Rasulullah. Jelas tidak mungkin! Kitalah sebagai umat Rasulullah yang harus mengikuti ajaran dan perintah-perintahnya dengan betul.

2 Tanggapan so far »

  1. 1

    mendolo said,

    Wa’alaikumsalam, ya akh ana setuju pendapat ente, ada yg berpendapat ” lisan senjata mematikan setelah pedang ”
    Tapi,dizaman skrg dah Lumrah ngerasani atau ghibah,bahkan yg paling parah ada yg memasukkan Metoda ghibah secara massal dan terorganisir rapi demi mencapai tujuan-tujuan kelompoknya Plus dalil2 dan chujjah2 serta ribuan Chilah agar mencapai tujuan dimaksud, spt kasus di Jatim. (waqila sampe skrg masih belum usai) tentang issue Premanisme,Pembunuhan kyai,Ancaman Pembunuhan terhadap sekeluarga kyai tsb dan Motif2 lain dengan Bumbu2 Cerita berlatar belakang cinta,harta dan kedudukan yg ditujukan kepada Seseorang (Targetnya itu-itu saja)
    Ana sampe Bosan tatkala didatangi Orang tak dikenal (Yg mengaku-ngaku Orang dari Parpol anu lah,dari Majlis Taklim anu,dari masyarakat Anu dll) ngmg yg tak enak yg buruk2 Yg intinya ditujukan kpd si target tadi, lama2 ana jadi penasaran dan mencari tahu siapakah si target ini mengapa dia langsung heboh (sungguh benar2 cepat). Setelah ana cari info sana-sini akhirnya ana ngerti Bahwa sitarget sebenarnya masih kerabat dekat Ulama berpengaruh di Surabaya, pantesan !! dia keroyok omongan dan cerita2 habis2an (kasihan dia). tp si target tak pernah terlihat Marah membalas omongan2 yg slalu ditujukan kepadanya, dia cuma diam terkadang tersenyum saja. Yg paling ana tak suka,tiba2 sekelompok orang2 dari tetangga ana ikut2an ngmg tak enak ttg sitarget, waduh !! ganas nian Mulut2 orang2 tak dikenal tadi sampai2 orang disekitar rumahku jadi ikutan terpengaruh, ana jadi berkesimpulan: hal ini bila dibiarkan akan sgt berbahaya, apanya yg berbahaya ? Toh itu masalah orang lain ? Bukan begitu maksud ana, berbahayanya ialah perpecahan Ummat, lihat saja efek kejadian spt cerita diatas mampu Menular ke tetangga kanan kiriku yg tiba2 spt orang tertarik ikut membantu ngomong yg jelek2 tentang si target (kenalan dimana ?). Pokoknya ana paling gak suka ada yg mengusik kedamaian dikampung halamanku,,
    Wassalamualaikum,
    Ttd. mendolo.
    Ampel-surabaya.


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: