Tabarruk (mengambil keberkahan dari bekas atau tubuh shalihin)

Banyak orang yang keliru memahami makna hakikat tabarruk dengan Nabi Muhammad saw, peninggalan-peninggalannya saw, ahlulbaitnya saw dan para pewarisnya yakni para ulama, para kyai dan para wali. Karena hakekat yang belum mereka pahami, mereka berani menilai kafir (sesat) atau musyrik terhadap mereka yang bertabarruk pada Nabi saw atau ulama.

Mengenai azimat (Ruqyyat) dengan huruf arab merupakan hal yg diperbolehkan, selama itu tidak menduakan Allah swt. Sebagaimana dijelaskan bahwa azimat dg tulisan ayat atau doa disebutkan pd kitab Faidhulqadir Juz 3 hal 192, dan Tafsir Imam Qurtubi Juz 10 hal.316/317, dan masih banyak lagi penjelasan para Muhadditsin mengenai diperbolehkannya hal tersebut, karena itu semata mata adalah bertabarruk (mengambil berkah) dari ayat ayat Alqur’an.

Mengenai benda-benda keramat, maka ini perlu penjelasan yg sejelas jelasnya, bahwa benda benda keramat itu tak bisa membawa manfaat atau mudharrat, namun mungkin saja digunakan Tabarrukan (mengambil berkah) dari pemiliknya dahulu, misalnya ia seorang yg shalih, maka sebagaimana diriwayatkan :

• Para sahabat seakan akan hampir saling bunuh saat berdesakan berebutan air bekas wudhunya Rasulullah saw (Shahih Bukhari Hadits no. 186)

• Allah swt menjelaskan bahwa ketika Ya’qub as dalam keadaan buta, lalu dilemparkanlah ke wajahnya pakaian Yusuf as, maka iapun melihat, sebagaimana Allah menceritakannya dalam firman Nya SWT : “(berkata Yusuf as pada kakak kakaknya) PERGILAH KALIAN DENGAN BAJUKU INI, LALU LEMPARKAN KEWAJAH AYAHKU, MAKA IA AKAN SEMBUH DARI BUTANYA” (QS Yusuf 93), dan pula ayat : “MAKA KETIKA DATANG PADANYA KABAR GEMBIRA ITU, DAN DILEMPARKAN PADA WAJAHNYA (pakaian Yusuf as) MAKA IA (Ya’qub as) SEMBUH DARI KEBUTAANNYA” (QS Yusuf 96). Ini merupakan dalil Alqur’an, bahwa benda/pakaian orang orang shalih dapat menjadi perantara kesembuhan dengan izin Allah tentunya, kita bertanya mengapa Allah sebutkan ayat sedemikian jelasnya?, apa perlunya menyebutkan sorban yusuf dg ucapannya : PERGILAH KALIAN DENGAN BAJUKU INI, LALU LEMPARKAN KEWAJAH AYAHKU, MAKA IA AKAN SEMBUH DARI BUTANYA” . untuk apa disebutkan masalah baju yg dilemparkan kewajah ayahnya?, agar kita memahami bahwa Allah SWT memuliakan benda benda yg pernah bersentuhan dengan tubuh hamba hamba Nya yg shalih. kita akan lihat dalil dalil lainnya.

• Setelah Rasul saw wafat maka Asma binti Abubakar shiddiq ra menjadikan baju beliau saw sebagai pengobatan, bila ada yg sakit maka ia mencelupkan baju Rasul saw itu di air lalu air itu diminumkan pada yg sakit (shahih Muslim hadits no.2069).

• Rasul saw sendiri menjadikan air liur orang mukmin sebagai berkah untuk pengobatan, sebagaimana sabda beliau : “Dengan Nama Allah atas tanah bumi kami, demi air liur sebagian dari kami, sembuhlah yg sakit pada kami, dg izin tuhan kami” (shahih Bukhari hadits no.5413), ucapan beliau saw : “demi air liur sebagian dari kami” menunjukkan bahwa air liur orang mukmin dapat menyembuhkan penyakit, dg izin Allah swt tentunya, sebagaimana dokter pun dapat menyembuhkan, namun dg izin Allah pula tentunya, hadits ini menjelaskan bahwa rasul saw bertabarruk dg air liur mukminin bahkan tanah bumi, menunjukkan bahwa pd hakikatnya seluruh ala mini membawa keberkahan dari Allah swt.

• seorang sahabat meminta Rasul saw shalat dirumahnya agar kemudian ia akan menjadikan bekas tempat shalat beliau saw itu mushollah dirumahnya, maka Rasul saw datang kerumah orang itu dan bertanya : “dimana tempat yg kau inginkan aku shalat?”. Demikian para sahabat bertabarruk dengan bekas tempat shalatnya Rasul saw hingga dijadikan musholla (Shahih Bukhari hadits no.1130).

• Nabi Musa as ketika akan wafat ia meminta didekatkan ke wilayah suci di palestina, menunjukkan bahwa Musa as ingin dimakamkan dg mengambil berkah pada tempat suci (shahih Bukhari hadits no.1274).

• Allah memuji Nabi saw dan Umar bin Khattab ra yg menjadikan Maqam Ibrahim as (bukan makamnya, tetapi tempat ibrahim as berdiri dan berdoa di depan ka’bah yg dinamakan Maqam Ibrahim as) sebagai tempat shalat (musholla), sebagaimana firman Nya : “Dan mereka menjadikan tempat berdoanya Ibrahim sebagai tempat shalat” (QS Al Imran 97), maka jelaslah bahwa Allah swt memuliakan tempat hamba hamba Nya berdoa, bahkan Rasul saw pun bertabarruk dengan tempat berdoanya Ibrahim as, dan Allah memuji perbuatan itu.

• Diriwayatkan ketika Rasul saw barusaja mendapat hadiah selendang pakaian bagus dari seorang wanita tua, lalu datang pula orang lain yang segera memintanya selagi pakaian itu dipakai oleh Rasul saw, maka riuhlah para sahabat lainnya menegur si peminta, maka sahabat itu berkata : “aku memintanya karena mengharapkan keberkahannya ketika dipakai oleh Nabi saw dan kuinginkan untuk kafanku nanti” (Shahih Bukhari hadits no.5689), demikian cintanya para sahabat pada Nabinya saw, sampai kain kafanpun mereka ingin yang bekas sentuhan tubuh Nabi Muhammad saw.

• Sayyidina Umar bin Khattab ra ketika ia telah dihadapan sakratulmaut, Yaitu sebuah serangan pedang yg merobek perutnya dengan luka yg sangat lebar, beliau tersungkur roboh dan mulai tersengal sengal beliau berkata kepada putranya (Abdullah bin Umar ra), “Pergilah pada ummulmukminin, katakan padanya aku berkirim salam hormat padanya, dan kalau diperbolehkan aku ingin dimakamkan disebelah Makam Rasul saw dan Abubakar ra”, maka ketika Ummulmukminin telah mengizinkannya maka berkatalah Umar ra : “Tidak ada yang lebih kupentingkan daripada mendapat tempat di pembaringan itu” (dimakamkan disamping makam Rasul saw” (Shahih Bukhari hadits no.1328). Dihadapan Umar bin Khattab ra Kuburan Nabi saw mempunyai arti yg sangat Agung, hingga kuburannya pun ingin disebelah kuburan Nabi saw, bahkan ia berkata : “Tidak ada yang lebih kupentingkan daripada mendapat tempat di pembaringan itu”

• Demikian pula Abubakar shiddiq ra, yang saat Rasul saw wafat maka ia membuka kain penutup wajah Nabi saw lalu memeluknya dengan derai tangis seraya menciumi tubuh beliau saw dan berkata : “Demi ayahku, dan engkau dan ibuku wahai Rasulullah.., Tiada akan Allah jadikan dua kematian atasmu, maka kematian yang telah dituliskan Allah untukmu kini telah kau lewati”. (Shahih Bukhari hadits no.1184, 4187).

• Salim bin Abdullah ra melakukan shalat sunnah di pinggir sebuah jalan, maka ketika ditanya ia berkata bahwa ayahku shalat sunnah ditempat ini, dan berkata ayahku bahwa Rasulullah saw shalat di tempat ini, dan dikatakan bahwa Ibn Umar ra pun melakukannya. (Shahih Bukhari hadits no.469). Demikianlah keadaan para sahabat Rasul saw, bagi mereka tempat-tempat yang pernah disentuh oleh Tubuh Muhammad saw tetap mulia walau telah diinjak ribuan kaki, mereka mencari keberkahan dengan shalat pula ditempat itu, demikian pengagungan mereka terhadap sang Nabi saw.

• Dalam riwayat lainnnya dikatakan kepada Abu Muslim, wahai Abu Muslim, kulihat engkau selalu memaksakan shalat ditempat itu?, maka Abu Muslim ra berkata : Kulihat Rasul saw shalat ditempat ini” (Shahih Bukhari hadits no.480).

• Sebagaimana riwayat Sa’ib ra, : “aku diajak oleh bibiku kepada Rasul saw, seraya berkata : Wahai Rasulullah.., keponakanku sakit.., maka Rasul saw mengusap kepalaku dan mendoakan keberkahan padaku, lalu beliau berwudhu, lalu aku meminum air dari bekas wudhu beliau saw, lalu aku berdiri dibelakang beliau dan kulihat Tanda Kenabian beliau saw” (Shahih Muslim hadits no.2345).

• Riwayat lain ketika dikatakan pada Ubaidah ra bahwa kami memiliki rambut Rasul saw, maka ia berkata: “Kalau aku memiliki sehelai rambut beliau saw, maka itu lebih berharga bagiku dari dunia dan segala isinya” (Shahih Bukhari hadits no.168). demikianlah mulianya sehelai rambut Nabi saw dimata sahabat, lebih agung dari dunia dan segala isinya.

• Diriwayatkan oleh Abi Jahiifah dari ayahnya, bahwa para sahabat berebutan air bekas wudhu Rasul saw dan mengusap2kannya ke wajah dan kedua tangan mereka, dan mereka yang tak mendapatkannya maka mereka mengusap dari basahan tubuh sahabat lainnya yang sudah terkena bekas air wudhu Rasul saw lalu mengusapkan ke wajah dan tangan mereka” (Shahih Bukhari hadits no.369, demikian juga pada Shahih Bukhari hadits no.5521, dan pada Shahih Muslim hadits no.503 dengan riwayat yang banyak).

• Diriwayatkan ketika Anas bin malik ra dalam detik detik sakratulmaut ia yg memang telah menyimpan sebuah botol berisi keringat Rasul saw dan beberapa helai rambut Rasul saw, maka ketika ia hampir wafat ia berwasiat agar botol itu disertakan bersamanya dalam kafan dan hanut nya (shahih Bukhari hadits no.5925).

Tampaknya kalau mereka ini hidup di zaman sekarang, tentulah para sahabat ini sudah dikatakan musyrik, tentu Abubakar sudah dikatakan musyrik karena menangisi dan memeluk tubuh Rasul saw dan berbicara pada jenazah beliau saw, Tentunya umar bin khattab sudah dikatakan musyrik karena disakratulmaut bukan ingat Allah malah ingat kuburan Nabi saw, Tentunya para sahabat sudah dikatakan musyrik dan halal darahnya, karena mengkultuskan Nabi Muhammad saw dan menganggapnya tuhan sembahan hingga berebutan air bekas wudhunya, mirip dengan kaum nasrani yg berebutan air pastor!

Nah.. kita boleh menimbang diri kita, apakah kita sejalan dengan sahabat atau kita sejalan dg generasi sempalan. Wahai saudaraku, jangan alergi dengan kalimat syirik, syirik itu adalah bagi orang yang berkeyakinan ada Tuhan Lain selain Allah, atau ada yang lebih kuat dari Allah, atau meyakini ada tuhan yang sama dengan Allah swt. Inilah makna syirik. Sebagimana sabda Nabi saw : “Kebekahan adalah pada urang orang tua dan ulama kalian” (Shahih Ibn Hibban hadits no.559) Dikatakan oleh Al hafidh Al Imam Jalaluddin Abdurrahman Assuyuthiy menanggapi hadits yg diriwayatkan dalam shahih muslim bahw Rasul saw membaca mu’awwidzatain lalu meniupkannya ke kedua telapak tangannya, lalu mengusapkannya ke sekujur tubuh yg dapat disentuhnya, hal itu adalah tabarruk dg nafas dan air liur yg telah dilewati bacaan Alqur’an, sebagaimana tulisan dzikir dzikir yg ditulis dibejana (untuk obat). (Al Jami’usshaghiir Imam Assuyuthiy Juz 1 hal 84 hadits no.104)

Telah dibuktikan pula secara ilmiah oleh salah seorang Profesor Jepang, bahwa air itu berubah wujud bentuknya dg hanya diucapkan padanya kalimat kalimat tertentu, bila ucapan itu berupa cinta, terimakasih dan ucapan ucapan indah lainnya maka air itu berubah wujudnya menjadi semakin indah, bila diperdengarkan ucapan cacian dan buruk maka air itu berubah menjadi buruk wujud bentuknya, dan bila dituliskan padanya tulisan mulia dan indah seperti terimakasih, syair cinta dan tulisan indah lainnya maka ia menjadi semakin indah wujudnya, bila dituliskan padanya ucapan caci maki dan ucapan buruk lainnya maka ia berubah buruk wujudnya, kesimpulannya bahwa air itu berubah dengan perubahan emosi orang yg didekatnya, apakah berupa tulisan dan perkataan.

Keajaiban alamiah yg baru diketahui masa kini, sedangkan Rasul saw dan para sahabat telah memahaminya, mereka bertabarruk dg air yg menyentuh tubuh Rasul saw, mereka bertabarruk dg air doa yg didoakan oleh Rasul saw, maka hanya mereka mereka kaum muslimin yg rendah pemahamannya dalam syariah inilah yg masih terus menentangnya padahal telah dibuktikan secara ilmiah, menunjukkan pemahaman mereka itulah yg jumud dan terbelakang.

Walillahittaufiq

38 Tanggapan so far »

  1. 1

    luthfi said,

    shallu ‘alan nabi,
    harusnya wahabi itu mencoba meminum air berkah,mudah-mudahan hatinya kaga gelap lagi….

  2. 3

    UJANG said,

    meminta pada orang mati atau memegang jimat itu syirik. tolol banget sih lo, itukan sama dengan orang2 jaman jahiliyah dlu , apa mereka ga kafir?

  3. 5

    soulsick said,

    @ujang : pantaskah ucapan seorang muslim dengan kata2 demikian?? harusnya anda pahami tulisan tadi, jangan cuma baca sepenggal2, agar tidak salah dlm memahaminya, perlu anda ketahui perbedaan antar orang muslim dan kafir, ketika seorang muslim bertabarruk sama sekali tidak ada keyakinan bahwa medium tsbt dpp memberi manfaat ataupun madlorot, dan juga tanpa ada unsur menuhankan selain Allah, baca baca n baca!!!

  4. 6

    […] Tabarruk (mengambil keberkahan dari bekas atau tubuh shalihin) […]

  5. 7

    goblog juga said,

    ujang yang baik apa bedanya memegang jimat dengan obat… memegang obat jika anda berkeyakinan bahwa obat itulah yang menyembuhkan hal itu lebih buruk dibandingkan dengan seorang yang memegang jimat tetapi menyerahkan kepada ALLOH bahwa yang menyembuhkan adalah ALLOH… jangan anda bersandar pada khasiat tapi bersandarlah pada yang membuat khasiat…

  6. 8

    ega said,

    bismillah
    keberkahan hanya datang dari Allah bukan makhluk lain,atau manusia soleh.apa anda yakin bahwa org2 yg anda anggap soleh adalah org2 yang benar2 soleh d mata Allah. apa dalilny kalau mereka adalah org2 soleh???kalaupun mereka soleh apakah Rasullallah pernah menyusuh kita untuk mencari keberkahan dr org2 yg kalian anggap soleh????? bukankah dlm Alquran Allah telah menjelas kan barang siapa memohon kepada ku niscaya allah akan kabulkan.tidak ada faedahny sama sekali memohon berkah dr org2 yg ikalian anggap soleh

    • 9

      Ai am said,

      semua berkah dan pengabulan permintaan dari allah , tapi sampai ke kitanya melalui perantara-perantara yg sudah ditetapkan allah. contoh aja apa kamu minta uang langsung dari allah, apa langsung dikasih uang. kalo kamu minta ke ibu/bapakmu pasti kan dikasih uang( apa itu syirik). itu kan namanya kita meminta ke allah dan dikabulkannya melalui bapak/ibu kita.

  7. 10

    Dani said,

    dasar tolol pada nih pengikut MR

  8. 12

    siswa said,

    kita jalani keyakinan kita masing2,nggak usah saling menyalahkan dan membenarkan pendapat.apalagi sampai saling menghujat memfitnah dan bahkan sampai membunuh..bagaimana islam bisa menjadi kuat jika yang memiliki islam saling tercerai berai?dalam ibadah kita boleh beda,tapi jangan sampai merusak ukhuwah islamiah..shollu ‘alannabi..

  9. 13

    ahbabul mustafa said,

    maaf ana mau nanya ama antum yang mengatakan bidah syirik semua yang menyangkut masalah tabarukkan kepada seorang yang shaleh dan memiliki pangkat kewalian seperti halnya wali songo dan yang lainnya….sudah berapa orang antum islamkan ketika menyiarkan islam ditanah bumi nusatara ini jangan jangan antum malah merusak islam dan malah mengurangi umat islam serta banyak merusak syiar islam yang tujuannya hakekatnya adalah rahmatan lill alamin dan juga malah bukan mengislamkan orang tapi malah menciptakan teroris yang merusak islam dengan pahaman yang selalu mengkafirkan orang padahal rasulullah saw mengajarkan kita dengan ahlak yang baik dan menghormati satu sama lain apalagi warisatul anbiya adalah ulama…tolong antum buka mata dan hati antum dan akal dan pikiran antum bahwa kita ini saudara sesama muslim yang harusnya kita bersatu untuk menjaga nama islam,..masalah kilafiyah itu tidak perlu diperdebatkan apalagi menyalahkan satu sama lainnya….karena hanya memecahkan ukhuwah islamiyah sebab yang senang dengan tahlil,ziarah tabarukkan itukan mereka punya dasar dan dalil dalam pertanggung jawabanya yang semuanya sanad dan ijazahnya sampai kerasulullah saw maka dari itulah mari kita jaga bersama-sama agama yang di ridhoi oleh Allah SWT yaitu islam yantg merupakan warisan nabi junjungan kita nabi besar muhammad saw…..jadi harus kita buktikan bahwa kita umatnya rasulllah saw dan juga kalau memang kita benar menjalankan apa yang diajarkan ole nabi muhammad saw…wal afu miinkum wassssalamu alaikum wr,wb………

  10. 14

    Handaka said,

    Jangan menyembah nabi jangan menyembah wali, demikian salah satu Suluk Sunan Bonang. perbanyak tawassul kpd nabi dan wali krn itu wajib.

  11. 15

    yopy said,

    Wahai saudaraku yang menganggap tabaruk itu bid’ah/syirik, sampai kapan anda ini selalu menganggap kami ini saudaramu seiman melakukan bid’ah/syirik, tidakkah wahai saudaraku melihat bahwa, tabaruk pun diperintahkan oleh Allah SWT kepada Nabi Yaqub seperti tercantum dalam Al-Quran, tidakkah saudaraku melihat bahwa tabaruk pun dilakukan oleh para sahabat Nabi. Lebih baik mana antara kita dengan sahabat Nabi yang di didik langsung oleh Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bersabda mengenai sahabatnya sayyidina Abu Bakar, bahwa kadar keimanan Sayyidina Abu Bakar masih jauh lebih berat daripada kadar keimanan seluruh umatnya. Seandainya tabaruk dilarang, maka Rasulullah SAW pasti akan segera melarang para sahabatnya mengumpulkan bekas air wudhu-nya, mengambil rambutnya, dan sebagainya.
    Oleh karena itu jika saudaraku menganggap tabaruk sebagai sirik, berarti telah menganggap para sahabat Nabi telah melakukan syirik pula. Naudzubillah …
    Wahai saudaraku, bolehlah tidak setuju dengan tabaruk, namun demikian janganlah saudaraku mengatakan bidah/syirik kepada kami yang melakukan tabaruk. Kami melakukan tabaruk karena dicontohkan dalam Quran, oleh para Nabi, para Sahabat, Auliya, dan para Ulama. Lebih baik kita saling menghormati, karena masih banyak urusan Umat Islam yang harus dibenahi daripada sekadar berkata bid’ah/syirik, mana dalil-nya, dan sebagainya. Utamakan persatuan umat Islam ini.

  12. 16

    selalu said,

    wah wah wah….sesaaaat lagiii. ingat siksa Allah maha pedih brow

  13. 17

    Wahai saudara q kaum wahabi..kami yakin, Para ulama dan orang2 dahulu yg kami anggap sholeh adalah orang sholeh bneran…kealiman bliau2 jg di akui, ibdah mrk, waro’ mrk dll. Smentara it mana ulama kalian yg unggul?kcuali mrka dr ulama2 kami yg kalian jadikn tameng penutup kbodohan kalian. Gunakan akal n pikiran kalian!

  14. 18

    joni said,

    debat kusir yang mematikan hati….

  15. 19

    joni said,

    jngan pada debat kusir ..ujungnya saling mencela…mendingan jalankan sunnah yang memang benar2 shoheh yakin lebih selamat….yg msh diperdebatkan mending ditinggalkan akan lebih selamat.

  16. 20

    qwerty said,

    Orang itu boleh dikatakan,musyrik apabila ia terang terangan mengakui adanya kekauatan selain allah. Orang yang tawassul/ tabarruk tidaklah musyrik selama ia masih yakin allah yang mengabulkan doanya.
    contoh kemusyrikan: Orang percaya nyi roro kidul yang menguasai laut selatan,lalu disembah dan dimintai rezeki. Ini jelas musyrik, karena ia minta rejeki pada makhluk. Sedangkan orang bertawassul,hanya berdoa dan meminta kepada allah swt lewat perantara wali/nabi tersebut.
    Saya hanya ingin mengingatkan,anda jangan menyamakan orang musyrik dengan orang beriman. Karena bisa jadi,anda menuduh orang tabarruk itu musyrik ternyata tidak. Maka tuduhan,musyrik itu akan kembali pada anda.

  17. 22

    uje said,

    pasti ada orang2 yg menentang ttng tabaruk ini,tp akan ada orng non muslim yg msuk islam krn meneliti ttng tabaruk ini secara fisika&kimia

  18. 23

    Hamba Allah said,

    hadis di atas d arahkan smua untuk seorng nabi.. jd tdk dbnarkan untk slain nabi… karna seorang nabi tlh Allah lbhkan sglnya dr manusia lain.. trlbh rosululloh.. klo para sahabat ber tabaruk kpda beliau yah wajar karna beliau orang mulia.. n mmang dperintah untk mncintai Allah kmudian beliau SAW, mlbhi sglanya.. jd sikap umar n sohabat yang lain mmperlakukan bliau sperti itu karrna rasa cinta mrka pda Beliau.. n mmang layak karna blau adlah nabi.. bahkan jasadnya pun tlah Allah haramkan d makan rayap… msh bnyak hadis2 yang tdk anda sertakan mngnai batasan2 dlm ber tabaruk n mmperlakukan orang saleh… sdang hdis d sbut d atas tdk bsa jd alsan untk mlakukan tbruk pd slain nabi.. karna pnafsiranya pun tdk sesuai dg jumhur ulama/salaf..

    • 24

      Untuk hamba Allah, berarti Imam Syafi’i melakukan bid’ah ya?

      Al ‘Allamah As Syaikh Khothib Al Baghdadi menuturkan kisah dengan sanad para perowi yang tsiqqoh (terpercaya) :
      عَنْ عَلِي بِنْ مَيْمُوْن قَالَ سَمِعْتُ الشَّافِعِيَّ يَقُوْلُ اِنِّي لَأَتَبَرَّكُ بِأَبِي حَنِيْفَةَ وَأَجِيْءُ إِلَى قَبْرِهِ فِي كُلِّ يَوْمٍ يَعْنِي زَائِرًا فَإِذَا عَرِضَتْ لِي حَاجَةٌ صَلَّيْتُ رَكْعَتَيْنِ وَجِئْتُ إِلَى قَبْرِهِ وَسَأَلْتُ اللهَ تَعَالَى الْحَاجَةَ عِنْدَهُ فَمَا تَبْعُدُ عَنِّي حَتَّى تُقْضَى
      Dari Ali bin Maimun, ia berkata : Aku mendengar Imam As Syafi’i berkata : “Sesungguhnya saya senantiasa bertabarruk dengan Abu Hanifah. Aku senantiasa mendatangi makamnya setiap hari untuk berziarah. Apabila aku mempunyai hajat, aku sholat dua rokaat, lalu aku datangi makamnya, selanjutnya aku meminta kepada Alloh tentang hajatku di sisi kuburnya, tidak lama kemudian hajatku terkabul.” (Tarikh Baghdad, vol. 1 hal. 123)

  19. 25

    jaaps said,

    Persatuan umat lebih penting dr pd bahas ginian yg gk bakal ada habis nya, saling menghormati laah,, yg mau tabarukan silahkan, boleh2 aja, wong dalil nya dan penjelasan jg udah jelas,, yg gk mau ya jgn maen vonis,lebih baik diam.. emang anda siapa udah berani memvonis, syirik lah, bid’ah lah, anda itu ‘alim kagak, soleh kagak, ngomong kotor , gk sopan IYA, apa itu contoh muslim yg baik ?!, mending kita bersatu , saling membentengi utk menjaga serangan2 dr non muslim yg semakin canggih,, coba antm tengok serangan2 dr kaum missionaris kristian, dr segi budaya, seni, ekonomi , politik dll semakin gencar,, naah ente gini hr msh ngurusin , si a bid’ah, si b syikrik, surga, neraka,, kapan pinternye ente pade, dasar wahabi pengangguran pade, gk ade kerjaan laen selain bid’ah2in orang

  20. 26

    ares said,

    subhanallah, tingkat iman dan pemahaman para sahabat nabi saw, teramat jauh diatas untuk dikejar. semoga kita umat akhir jaman diberikan kekuatan menyambung silaturahim dengan nabi saw melalui shalawat dan implementasi sunnah nabi saw. aamiiin

  21. 27

    Sabur Makmur said,

    Alhamdulillah di http://www.rumaysho.com membahas Keberkahan Nabi kita

  22. 28

    ahmad abu karbih said,

    Wahabi itu bukan orang alim juga bukan orang takwa… Dia org bodoh yg sok pintar & sok takwa. Sehingga solatpun bukan malah mmbuahkan hasil ketaqwaan mlainkan seakan wahabilah ibadahnya yg paling bener. Hati hati wahabi saya hawatir ibadah kalian yang tertolak. Hakikatnya sampai skrg ulama ulama kalian belum ada yg mendatangkan kememfaatan alias gak di kehendaki allah melainkan mendatangkan bencana pada org mukmin yg kalian tuduh musyrik yg dri kekurangan ilmu kalian.

  23. 29

    Satu perkara saja sudah bisa menunjukkan sejauh mana ilmu agama yang kita miliki, yaitu dari “tabarruk”.
    Para sahabat Rosul senantiasa ber-husnudzon diantara mereka sebab selama Rosul masih hidup, apa saja hal yang tersembunyi akan diberitahukan oleh Alloh Ta’ala melalui Jibril ‘A.S. Ajaran Islam yang ditinggalkan oleh Rosul sudah sempurna, terang dan universal di semua zaman. Yang Haram sudah jelas, yang halal sudah jelas, dan diantaranya ada perkara yg samar atau “mutasabihat”. Barang siapa hatinya cenderung bertaqwa, maka ia tinggalkan perkara mutasabihat.
    Perintah wajib sudah jelas, larangan juga sudah jelas. Selain itu ada perkara2 mubah, sunnah dan makruh (dibenci/tidak disukai). Maka lakukanlah perkara2 yang wajib dgn benar dan baik, lalu tambahlah dengan perkara2 sunnah sampai kalian bosan. Jika kalian mencukupkan diri dengan hal2 tersebut, maka Rosululloh bersabda: Kalian berhak masuk surga.
    Jika kalian mempunyai banyak waktu luang, perbanyaklah membaca al-Quran dan berdzikir. Tempat yang mulia dan diberkahi di atas bumi ini adalah: Masjid. Sholat di Masjid Nabawi lebih utama 1.000 kali dibanding sholat di masjid lain, kecuali Masjidil Haram yang nilainya 100.000 kali dibanding sholat di masjid lain. Dalam riwayat yang lain: Sholat di masjidil Aqsho lebih utama 10.000 kali dibanding sholat di masjid lain.
    Marilah kita meraup berkah di masjid dengan sholat, berdzikir dan membaca al-Quran.

  24. 30

    Ganie, Indra – Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia said,

    Izinkanlah saya menulis / menebar sejumlah doa, semoga Allaah SWT mengabulkan, antara lain mempercepat kebangkitan KAUM MUSLIM, memulihkan kejayaan KAUM MUSLIM, melindungi KAUM MUSLIM dari kesesatan dan memberi KAUM MUSLIM tempat yang mulia di akhirat. Aamiin yaa Allaah yaa rabbal ‘alamiin.

    Lebih dan kurang saya mohon maaf. Semoga Allaah SWT selalu mencurahkan kasih sayang kepada KAUM MUSLIM : yang hidup maupun yang mati, di dunia maupun di akhirat – KHUSUSNYA SAYYIDINA WA NABIYYINA WA MAULAANAA MUHAMMAD SHALLALLAAHU’ALAIHI WA AALIHI WA SHABIHI WA UMMATIHI WA BARAKA WAS SALLAM, PARA LELUHUR BELIAU – KHUSUSNYA NABI IBRAAHIIM ‘ALAIHISSALAAM, PARA KELUARGA BELIAU – KHUSUSNYA AHLUL BAIT, PARA SAHABAT BELIAU – KHUSUSNYA KHULAFAUR RASYIDIIN, PARA SALAF AL-SHAALIH – KHUSUSNYA 10 SAHABAT YANG DIJAMIN MASUK SURGA, PARA SYUHADA – KHUSUSNYA SAYYIDINAA HAMZAH BIN ‘ABDUL MUTHTHAALIB, PARA IMAM – KHUSUSNYA 4 IMAM BESAR MADZHAB AHLUS SUNNAH & 12 IMAM BESAR MADZHAB SYI’AH, PARA WALI – KHUSUSNYA PARA ANGGOTA “WALI SONGO”, PARA ULAMA KHUSUSNYA KH HASYIM ASY’ARI (NAHDHATUL ‘ULAMA) & KH AHMAD DAHLAN (MUHAMMADIYAH). Aamiin yaa Allaah yaa rabbal ‘aalamiin.

    Asyhaduu anlaa ilaaha illallaah wa asyhaduu anna muhammadarrasuulullaah
    A’uudzubillaahiminasysyaithaanirrajiim
    Bismillahirrahmaanirrahiim
    Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin,
    Arrahmaanirrahiim
    Maaliki yaumiddiin,
    Iyyaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin,
    Ihdinashirratal mustaqiim,
    Shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim waladhaaliin
    Aamiin

    Bismillaahirrahmaanirrahiim
    Alhamdulillaahirabbil ‘aalamiin, hamdan yuwaafi ni’amahu, wa yukafi mazidahu, ya rabbana lakal hamdu. Kama yanbaghi lii jalaali wajhika, wa ‘azhiimi sulthaanika.
    Allaahumma shali wa sallim wa baarik ‘alaa Sayyidinaa wa Nabiyyinaa wa Maulaanaa Muhammad wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa ummatihi ajma’iin.
    Ya Allaah, limpahkanlah shalawat, salam dan berkat kepada junjungan, nabi dan pemimpin kami Muhammad, keluarganya, sahabatnya, umatnya semuanya.
    Allaahumma shalli ‘alaa Sayyidinaa wa Nabiyyinaa wa Maulaanaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa ummmatihi ajma’iin. Shalaatan tunjinaa bihaa min jamii’il-ahwaali wal aafaat. Wa taqdhii lanaa bihaa jamii’al-haajaat. Wa tuthahhiruna bihaa min jamii’is-sayyi-aat. Wa tarfa’unaa bihaa ‘indaka a’lad-darajaat. Wa tuballighuna bihaa aqshal-ghaayaati min jamii’ilkhairaati fil hayaati wa ba’dal mamaat.
    Ya Allaah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan, nabi dan pemimpin kami Muhammad, keluarganya, sahabatnya dan umatnya, shalawat yang dengannya kami selamat dari semua ketakutan dan bencana, dan Engkau sucikan kami dari semua kejahatan, Engkau angkat kami ke derajat yang tinggi di sisiMu, dan Engkau sampaikan semua cita-cita kami berupa kebaikan-kebaikan dalam hidup maupun sesudah mati.
    Allaahumma shalli wa sallim wa baarik ‘alaa nuuril anwaar. Wa sirril asraar. Wa tiryaqil-aghyaar. Wa miftaahil baabil yasaar. Sayyidinaa wa Nabiyyinaa wa Maulaanaa Muhammadanil-mukhtaari wa aalihil-ath-haari wa ash-haabihil akhyaar. ‘Adada ni’amillaahi wa afdhaalih.
    Ya Allaah, limpahkanlah shalawat, salam dan berkah atas cahaya di antara segala cahaya, rahasia di antara segala rahasia, penetral duka, dan pembuka pintu kemudahan, junjungan, nabi dan pemimpin kami Muhammad, manusia pilihan, juga kepada keluarganya yang suci dan sahabatnya yang baik, sebanyak jumlah kenikmatan Allah dan karuniaNya.
    Allaahumma shalli shalatan kaamilah. Wa sallim salaaman taamman ‘alaa Sayyidinaa wa Nabiyyinaa wa Maulaanaa Muhammadanil-ladzii tanhallu bihil-‘uqad. Wa tanfariju bihil-kuruub. Wa tuqdhaa bihil hawaa-iju wa tunaalu bihir-raghaa-ibu wa husnul-khawaatim. Wa yustasqal-ghamaamu biwajhihil-kariim. Wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa ummatihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi’adadi kulli ma’luumin laka.
    Ya Allaah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan salaam yang sempurna pula, kepada junjungan, nabi dan pemimpin kami Muhammad, yang dengan beliau itu Engkau lenyapkan kesusahan, Engkau tunaikan segala kebutuhan, dan diperoleh segala keinginan dan akhir hidup yang baik, serta diberi minum dari awan berkat wajahMu yang mulia. Juga kepada keluarganya, sahabatnya dan umatnya dalam setiap kejapan mata dan tarikan nafas, sebanyak jumlah pengetahuan yang Engkau miliki.
    Allaahumma shalli ‘alaa Sayyidinaa wa Nabiyyinaa wa Maulaanaa Muhammadinil-habiibil-mahbuub. Syaafil ‘ilali wa mufarrijil-kuruub. Wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa ummmatihi wa baarik wa sallim.
    Ya Allaah, limpahkanlah shalawat, salam dan berkat kepada junjungan, nabi dan pemimpin kami Muhammad, kekasih dan yang dikasihi, (dengan izin Allah) penyembuh penyakit dan pelepas kesusahan, serta kepada keluarga, sahabat dan umatnya.
    Allaahumma shalli wa sallim wa baarik ‘alaa Sayyidinaa wa Nabiyyinaa wa Maulaanaa Muhammadin fil-awwaliin. Wa shalli wa sallim wa baarik ‘alaa Sayyidinaa wa Nabiyyinaa wa Maulaanaa Muhammadin fil-aakhirin. Wa shalli wa sallim wa baarik ‘alaa Sayyidinaa wa Nabiyyinaa wa Maulaanaa Muhammadin fin-nabiyyiin. Wa shalli wa sallim wa baarik ‘alaa Sayyidinaa wa Nabiyyinaa wa Maulaanaa Muhammadin fil-mursaliin. Wa shalli wa sallim wa baarik ‘alaa Sayyidinaa wa Nabiyyinaa wa Maulaanaa Muhammadin fil mala-il a’laa ilaa yaumid-diin. Wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa ummmatihi ajma’iin.
    Ya Allaah, limpahkanlah shalawat, salam dan berkat kepada junjungan dan pemimpin kami Muhammad di kalangan orang-orang terdahulu. Limpahkanlah shalawat, salam dan berkat kepada junjungan, nabi dan pemimpin kami Muhammad di kalangan orang-orang kemudian. Limpahkanlah shalawat, salam dan berkat kepada junjungan, nabi dan pemimpin kami Muhammad di kalangan para nabi. Limpahkanlah shalawat, salam dan berkat kepada junjungan, nabi dan pemimpin kami Muhammad di kalangan para rasul. Limpahkanlah shalawat, salam dan berkat kepada junjungan, nabi dan pemimpin kami Muhammad di kalangan para arwah hingga hari kemudian, serta kepada keluarga, sahabat dan umatnya.
    Allaahumma shali wa sallim wa baarik ‘alaa ruuhi Sayyidina wa Nabiyyina wa Maulaanaa Muhammad fil arwaahi, wa ‘alaa jasadihil fil ajsaadi, wa ‘alaa qabrihi fil qubuuri. Wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa ummatihi ajma’iin.
    Ya Allaah, limpahkanlah shalawat, salam dan berkat kepada ruh junjungan, nabi dan pemimpin kami Muhammad di alam ruh, dan kepada jasadnya di alam jasad, dan kepada kuburnya di alam kubur. Dan kepada keluarga, sahabat dan umatnya semua.
    Allaahumma shali wa sallim wa baarik ‘alaa Sayyidinaa wa Nabiyyinaa wa Maulaanaa Muhammad wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa ummatihi ‘adada in’aamillaahi wa ifdhaalih.
    Ya Allaah, limpahkanlah shalawat, salam dan berkat kepada junjungan, nabi dan pemimpin kami Muhammad, keluarganya, sahabatnya, umatnya sebanyak jumlah nikmat Allah dan karuniaNya.
    Allaahumma shalli wa sallim wa baarik, ‘alaa Sayyidinaa wa Nabiyyinaa wa Maulaanaa wa Maulaanaa Muhammadin wa ikhwaanihii minal anbiyaa-i wal mursaliin, wa azwaajihim wa aalihim wa dzurriyyaatihim wa ash-haabihim wa ummatihim ajma’iin.
    Ya Allaah, berilah shalawat serta keselamatan dan keberkahan, untuk junjungan, nabi dan pemimpin kami Muhammad SAW dan saudara-saudaranya dari para Nabi dan Rasul, dan istri-istri mereka semua, keluarga mereka, turunan-turunan mereka, dan sahabat-sahabat dari semua Nabi dan Rasul, termasuk Sahabat-Sahabatnya Nabi Muhammad semua dan semua yang terkait dengan Nabi Muhammad SAW.
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ‘aziizil jabbaar
    Laa ilaaha illallaah, subhaanar ra-uufirrahiim
    Laa ilaaha illallah, subhaanal ghafuurirrahim
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal kariimil hakiim
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci raja yang maha suci
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha perkasa lagi maha bijaksana
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha pengasih lagi maha penyayang
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha pengampun lagi maha penyayang
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha mulia lagi maha bijaksana
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal qawiyyil wafiyy
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal lathiifil khabiir
    Laa ilaaha illallaah, subhaanash shamadil ma’buud
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ghafuuril waduud
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal wakiilil kafiil
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha kuat lagi maha memenuhi
    Tiada tuhan selain Allaah, yang maha halus lagi maha mengetahui
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang bergantung padanya segala hal lagi yang disembah
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha pengampun lagi maha pencinta
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha penolong lagi maha pelindung
    Laa ilaaha illallaah, subhaanar raqiibil hafiizh
    Laa ilaaha illallaah, subhaanad daa-imil qaa-im
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal muhyil mumiit
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal hayyil qayyuum
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal khaaliqil baari’
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha mengawasi lagi maha memelihara
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang hidup kekal lagi mengurus ciptaannya
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang menghidupkan lagi mematikan
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus ciptaannya
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang menciptakan lagi menjadikan
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ‘aliyyil ‘azhiim
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal waahidil ahad
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal mu’minil muhaimin
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal habiibisy syahiid
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal haliimil kariim
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha tinggi lagi maha besar
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha esa lagi tunggal
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang memberi keamanan lagi maha memelihara
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhanyang maha mencintai lagi maha menyaksikan
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha penyantun lagi maha mulia
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal awwalil qadiim
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal awwalil aakhir
    Laa ilaaha illallaah, subhaanazh zhaahiril baathin
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal kabiiril muta-‘aal
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal qaadhil haajat
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang pertama lagi terdahulu
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang awal dan yang akhir
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang nyata lagi yang rahasia
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha besar lagi maha tinggi
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang memenuhi semua keperluan
    Laa ilaaha illallaah, subhaana rabbil ‘arsyil ‘azhim
    Laa ilaaha illallaah, subhaanar rahmaanir rahiim
    Laa ilaaha illallaah, subhaana rabbiyal a’laa
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal burhaanis sulthaan
    Laa ilaaha illallaah, subhaanas samii-‘il bashiir
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang menguasai singgasana yang besar
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha pemurah lagi maha penyayang
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha tinggi
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang memiliki bukti kekuasaan
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha mendengar lagi maha melihat
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal waahidil qahhaar
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ‘aliimil hakiim
    Laa ilaaha illallaah, subhaanas sattaaril ghaffaar
    Laa ilaaha illallaah, subhaanar ramaanid dayaan
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal kabiiril akbar
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha esa lagi maha mengalahkan
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha mengetahui lagi maha bijaksana
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha menutupi kesalahan lagi maha pengampun
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha agung lagi maha besar
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ‘aliimil ‘allaam
    Laa ilaaha illallaah, subhaanasy syaafil kaafi
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ‘azhiimil baaqii
    Laa ilaaha illallaah, subhaanash shamadil ahad
    Laa ilaaha illallaah, subhaana rabbil ardhi was samaawaati
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha mengetahui lagi maha memeriksa
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang menyembuhkan lagi mencukupi
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha besar lagi maha kekal
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang bergantung padanya segala hal lagi esa
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ghafuurisy syakuur
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ‘azhiimil ‘aliim
    Laa ilaaha illallaah, subhaana dzil mulki wal alakuut
    Laa ilaaha illallaah, subhaana dzil ‘izzati wal ‘azhamah
    Laa ilaaha illallaah, subhaana dzil haibati wal qudrah
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha pengampun lagi maha membalas
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha besar lagi maha mengetahui
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang memiliki kerajaan bumi dan langit
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang mempunyai keagungan dan kebesaran
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang mempunyai pengaruh dan kekuasaan
    Laa ilaaha illallaah, subhaana dzil kibriyaa-i wal jabaruut
    Laa ilaaha illallaah, subhaanas sattaaril ‘azhiim
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ‘aalimil ghaiib
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal hamidil majiid
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal hakiimil qadiim
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang memiliki kebesaran dan kekuasaan
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha menutupi kesalahan lagi maha besar
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang menegtahui hal ghaib
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha terpuji lagi maha mulia
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan ang maha bijaksana lagi maha terdahulu
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal qaadiris sattaar
    Laa ilaaha illallaah, subhaanas samii-‘il ‘aliim
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ghaniyyil ‘azhiim
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ‘allaamis salaam
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal malikin nashiir
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha kuasa lagi maha mnutupi kesalahan
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha mendengar lgi maha mengetahui
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha kaya lagi maha besar
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha mengetahui lagi maha damai
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha raja lagi maha penolong
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ghaniyyir rahmaan
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal qariibil hasanaat
    Laa ilaaha illallaah, subhaana waliyyil hasanaat
    Laa ilaaha illallaah, subhaanash shabuuris sattaar
    Laa ilaaha illallaah, subhaana khaaliqin nuur
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha kaya lagi maha pengasih
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha dekat kebaikannya
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan maha menguasai kebaikan
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan maha penyabar lagi menutupi kesalahan
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yan menciptakan cahaya
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ghaniyyil mu’jiz
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal faadhilisy syakuur
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ghaniyyil qadim
    Laa ilaaha illallaah, subhaana dzil jalaalil mubiin
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal khaalishil mukhlish
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha kaya lagi maha mengalahkan
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha utama lagi maha berterima kasih
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha kaya lagi maha terdahulu
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang punya keluhuran lagi maha menjelaskan
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha murni lagi memurnikan
    Laa ilaaha illallaah, subhaanash shaadiqil wa’di
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal haqqil mubiin
    Laa ilaaha illallaah, subhaana dzil quwwatil matiin
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal qawiyyil ‘aziiz
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal hayyil ladzii laa yamuut
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang benar janjinya
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha benar lagi maha menjelaskan
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang punya kekuatan lagi maha kokoh.
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha hidup lagi tidak mati
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ‘allaamil ghuyuub
    Laa ilaaha illallaah, subhaanas sattaaril ‘uuyuub
    Laa ilaaha illallaah, subhaana rabbil ‘aalamiin
    Laa ilaaha illallaah, subhaanar rahmaanis sattaar
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha mengetahui yang ghaib
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yan maha menutupi semua cacat
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang memiliki ampunan lagi dimintai pertolongan
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan semesta alam
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha pengasih lagi maha menutupi
    Laa ilaaha illallaah, subhaanar rahiimil ghaffaar
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ‘aziizil wahhaab
    Laa ilaaha illallaah, subhaana qaadiril muqtadir
    Laa ilaaha illallaah, subhaana dzil ghufraanil haliim
    Laa ilaaha illallaah, subhaana malikil mulk
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha penyayang lagi maha pengampun
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha agung lagi maha pemurah
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yangmaha kuasa lagi maha memberi kekuasaan
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang memiliki semua kerajaan
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal baari-il mushawwir
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal ‘aziizil jabbaar
    Laa ilaaha illallaah, subhaanallaahi ‘amma yashifun
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal jabbaaril mutakabbir
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal qudduusis shubbuuh
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang menciptakan lagi memberi bentuk
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha mulia lagi maha perkasa
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha perkasa lagi maha membangga
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan dari apa yang dianggap oleh orang kafir
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan dalam sosok dan sifat
    Laa ilaaha illallaah, subhaana rabbil malaa-ikati war ruuh
    Laa ilaaha illallaah, subhaana dzil aalaa-I wanna’maa-i
    Laa ilaaha illallaah, subhaanal malikil maqshuud
    Laa ilaaha illallaah, subhaana hannaanil mannaan
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan para malaikat dan ruh
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan pemilik tanda-tanda tinggi dan nikmat
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan raja yang menjadi tujuan
    Tiada tuhan selain Allaah, maha suci tuhan yang maha pengasih dan pemberi
    Laa ilaaha illallaah, sayyidina aadamu ‘alaihis salaam shafiyyullaah
    Laa ilaaha illallaah, sayyidina nuuhun ‘alaihis salaam najiyyulaah
    Laa ilaaha illallaah, sayyidina ibraahiimu ‘alaihis salaam khaliilullaah
    Laa ilaaha illallaah, sayyidina ismaa-‘iilu ‘alaihis salaam dzabiihullaah
    Laa ilaaha illallaah, sayyidina muusaa ‘alaihis salaam kaliimullaah
    Laa ilaaha illallaah, sayyidina daawuudu ‘alaihis salaam khaliifatullaah
    Laa ilaaha illallaah, sayyidina ‘iisaa ‘alaihis salaam ruuhullaah
    Laa ilaaha illallaah, sayyidina wa nabiyyina wa maulaana
    muhammadur rasuulullaah shallallaahu ‘alaihi wa aalihi wa shahbihi wa ummatihi wa baraka was sallam
    Tiada tuhan selain Allaah, sayyidina Aadam AS pilihan Allaah
    Tiada tuhan selain Allaah, sayyidina Nuuh AS diselamatkan Allaah
    Tiada tuhan selain Allaah, sayyidina Ibraahiim AS teman dekat Allaah
    Tiada tuhan selain Allaah, sayyidina Ismaa-‘iil AS yang disembelih Allaah
    Tiada tuhan selain Allaah, sayyidina Muusaa AS yang diajak bicara oleh Allaah
    Tiada tuhan selain Allaah, sayyidina Daawuudu AS khalifah Allaah
    Tiada tuhan selain Allaah, sayyidina ‘Iisaa AS ruh Allaah
    Tiada tuhan selain Allaah, sayyidina wa nabiyyina wa maulaana Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa aalihi wa shahbihi wa ummatihi wa baraka was sallam utusan Allaah
    Allaahummarhamnaa bibarakati tauraati sayyidina muusaa ‘alaihis salaam wa injiili sayyidina ‘iisaa ‘alaihis salaam wa zabuuri sayyidina daawuudu ‘alaihis salaam wa furqaani sayyidina wa nabiyyina wa maulaana muhammad shallallaahu ‘alaihi wa aalihi wa shahbihi wa ummatihi wa baraka was sallam, birahmatika yaa arhamar raahimiin, walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin.
    Ya Allaah, kasihilah kami dengan berkah Taurat Sayyidina Muusaa AS, Injil Sayyidina ‘Iisaa AS, Zabuur Sayyidina Daawuud AS dan al-Furqaan / al-Qur-an sayyidina wa nabiyyina wa maulaana Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa aalihi wa shahbihi wa ummatihi wa baraka was sallam utusan Allaah, dengan kasihmu, yang maha penyayang. Dan segala puji bagi Allaah, tuhan semesta.
    ALLAAHUMMAFTAHLII HIKMATAKA WANSYUR ‘ALAYYA MIN KHAZAA INI RAHMATIKA YAA ARHAMAR-RAAHIMIIN.
    Ya Allaah bukakanlah bagiku hikmah-Mu dan limpahkanlah padaku keberkahan-Mu, wahai Yang Maha Pengasih dan Penyayang
    RABBI INNII LIMAA ANZALTA ILAYYA MIN KHAIRIN FAQIIR.
    Ya Rabb, sesungguhnya aku sangat memerlukan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.
    RABBI LAA TADZARNI FARDAN WA ANTA KHAIRUL WAARITSIN.
    Ya Allaah janganlah engkau tinggalkan aku seorang diri dan engkau sebaik-baik dzat yang mewarisi. (QS. Al-Anbiya-i’: 89).
    Rabbana hablana min azwaajina, wa dzurriyyatina qurrata a’yuniw, waj’alna lil muttaqiina imaamaa.
    Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami jodoh dan keturunan sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.
    اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
    “Allaahummaghfirlii waliwaalidayya war hamhumaa kama rabbayaanii shagiiraa”.
    “Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan Ibu Bapakku, sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil”.
    “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada keturunanku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” (QS. Al-Ahqaaf: 15).
    Ya Allaah, terimalah amal saleh kami, ampunilah amal salah kami, mudahkanlah urusan kami, lindungilah kepentingan kami, ridhailah kegiatan kami, angkatlah derajat kami dan hilangkanlah masalah kami.
    Ya Allaah, tetapkanlah kami selamanya menjadi Muslim, tetapkanlah kami selamanya dalam agama yang kau ridhai – Islam, tetapkanlah kami selamanya menjadi umat dari manusia yang paling engkau muliakan – Sayyidina wa Nabiyyina wa Maulaanaa Muhammad Shallallaahu’alaihi wa aalihi wa shahbihi wa ummatihi, wa baraka wassallam.
    Ya Allaah, percepatlah kebangkitan KAUM MUSLIM. Pulihkanlah kejayaan KAUM MUSLIM, Lindungilah KAUM MUSLIM dari kesesatan dan berilah KAUM MUSLIM tempat mulia di akhirat.
    Ya Allaah, jadikanlah INDONESIA DAN DUNIA MUSLIM tetap dimiliki KAUM MUSLIM, Jadikanlah INDONESIA DAN DUNIA MUSLIM baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur. Jadikanlah DUNIA NON MUSLIM dimiliki KAUM MUSLIM. Jadkanlah musuh Islam ditaklukan KAUM MUSLIM.
    Allaahumma innaa nas’aluka salaamatan fiddiini waddun-yaa wal akhirati wa ’aafiyatan fil jasadi wa ziyaadatan fil ‘ilmi wabarakatan firrizqi wa taubatan qablal mauti, wa rahmatan ‘indal mauti, wa maghfiratan ba’dal maut. Allahuma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil mauti, wannajaata minannaari wal ‘afwa ‘indal hisaab.
    Ya Allaah, sesungguhnya kami memohon pada-Mu keselamatan dalam agama, dunia, akhirat, kesejahteraan/kesehatan jasmani, bertambah ilmu pengetahuan, rezeki yang berkat, diterima taubat sebelum mati, dapat rahmat ketika mati dan dapat ampunan setelah mati. Ya Allah, mudahkanlah kami pada waktu sekarat dan selamatkanlah kami dari api neraka serta kami mohon kemaafan ketika dihisab.
    Allaahumma inna nas aluka husnul khaatimah wa na’uudzubika min suu ul khaatimah.
    Ya Allaah, sesungguhnya kami memohon pada-Mu akhir yang baik dan berlindung dari akhir yang buruk.
    Allaahuma inna nas’aluka ridhaka waljannata wana’uudzubika min shakhkhatika wannaar.
    Ya Allaah, sesungguhnya kami mohon keridhaan-Mu dan sorga, kami berlindung kepada-Mu dari kemurkaan-Mu dan siksa neraka.
    Allaahummadfa’ ‘annal balaa-a walwabaa-a walfahsyaa-a wasy-syadaa-ida walmihana maa zhahara minhaa wamaa bathana min baladinaa haadzaa khaash-shataw wamin buldaanil muslimuuna ‘aammah.
    Ya Allaah, jauhkanlah bencana, wabah, kekejian, kekerasan dan cobaan – yang terlihat maupun tersamar – dari negeri kami khususnya dan dari dunia Muslim umumnya.
    Allaahumma ahlikil kafarata walmubtadi-‘ata walmusyrikuun, a’daa-aka a’daa-ad diin.
    Ya Allaah, hancurkalah musuhmu, musuh agamamu, yaitu orang kafir, bid’ah dan musyrik.
    Allaahumma syatttit syamlahum wa faariq jam-‘ahum, wazalzil aqdaamahum.
    Ya Allaah, cerai beraikanlah persatuan mereka, goyahkanlah keyakinan mereka.
    Allaahumma adkhilnii mudkhala shidqiw wa-akhrijnii mukhraja shidqiw waj-‘al lii milladunka sulthaanan nashiiraa.
    Ya Allaah, masukkanlah kami melalui jalan yang benar, keluarkanlah kami melalui jalan yang benar, dan berilah aku kekuasaan yang menolong.

    YA ALLAAH, IZINKANLAH SEGALA NAMA DAN GELAR SAYYIDINA WA NABIYYINA WA MAULAANAA MUHAMMAD SHALLALLAAHU’ALAIHI WA AALIHI WA SHABIHI WA UMMATIHI WA BARAKA WAS SALLAM MEWUJUDKAN BERKAH KE SEANTERO SEMESTA – KHUSUSNYA BAGI KAMI, KELUARGA KAMI DAN KAUM MUSLIM.

    YA ALLAAH, IZINKANLAH KAMI MERAIH BARAKAH-MU MELALUI PERANTARAAN BERBAGAI TULISAN DALAM SITUS “https://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com”.

    —— doa khusus untuk PARA NABI, PARA KELUARGANYA, PARA SAHABATNYA, SEMUA YANG BERJASA PADA (PARA) NABI, PARA SALAF AL-SHAALIH, PARA SYUHADA, PARA WALI, PARA HABAIB, PARA IMAM, PARA ULAMA DAN SEMUA YANG BERJASA PADA ISLAM, SERTA SEMUA MUSLIM SALEH YANG (TELAH) WAFAT. Semoga Allaah selalu mencurahkan kasih sayang kepada mereka.

    ALLAAHUMMAGHFIRLAHUM WARHAMHUM WA’AAFIHIM WA’FU ‘ANHUM
    ALLAAHUMMA LAA TAHRIMNAA AJRAHUM WA LAA TAFTINNAA BA’DAHUM WAGHFIRLANAA WALAHUM
    ———————

    Ya Allaah, dengan hak yang kau berikan pada kalimah syahadat, Surah al-Fatihah, Doa Kanzul ‘Arsy dan shalawat, salam dan berkah semoga tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallaahu’alaihi wa aalihi wa shahbihi wa ummatihi wa baraka wassallam, kami mohon segala hal yang terbaik, segala hal yang terindah bagi semesta – khususnya kami, keluarga kami dan seluruh kaum Muslim.
    Ya Allaah, dengan segala hak yang kau berikan pada kalimah syahadat, Surah al-Fatihah, Doa Kanzul ‘Arsy dan shalawat, salam, berkah semoga selalu tercurah kepada Sayyidina wa Nabiyyina wa Maulaanaa Muhammad Shallallaahu’alaihi wa aalihi wa shahbihi wa ummatihi wa baraka was sallam, kabulkanlah yaa Allaah segala doaku.
    Rabbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa ‘adzaabannaar wa adkhilnal jannata ma’al abraar.
    Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan di dunia dan kesejahteraan di akhirat, dan hindarkanlah kami dari siksaan neraka serta masukanlah kami ke surga bersama orang-orang baik.
    Rabbanaa taqabbal minna innaka antassamii’ul aliimu wa tub’alainaa innaka antattawwaaburrahiim. Washshalallaahu ‘alaa sayyidinaa wa nabiyyinaa wa maulaanaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa ummatihi wa baraka wassallam.
    Tuhan kami, perkenankanlah do’a-do’a kami, karena sesungguhnya Engkau Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Menerima taubat dan Maha Penyayang. Shalawat, salam dan berkah semoga dilimpahkan kepada junjungan, nabi dan pemimpin kami Muhammad s.a.w, atas keluarganya, sahabatnya dan umatnya semuanya.
    HASBUNALLAAH WANI’MAL WAKIIL NI’MAL MAULA WANI’MAN NASHIIR.
    Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung, Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.
    Subhana rabbika rabbil ‘izzati, ‘amma yasifuuna wa salamun ‘alal anbiyaa-i wal mursaliin, walhamdulillahirabbil ‘aalamiin.

    Aamiin yaa Allaah yaa rabbal ‘aalamiin.

    Ganie, Indra – Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia

  25. 31

    dikin said,

    @ujang & dani > geng bpk.wahab. mudah2an Alloh Kasih kalian taufiq & hidayah. Aamiin,….

  26. 32

    […] ? • di sejarah lainnnya Perkataan Abu Muslim, wahai Abu Muslim, selalu melihat kita memaksakan doa tempat ini, maka Abu Muslim Ra berkata: Aku melihat Nabi berdoa tempat ini “(Sahih Bukhari wawancara No. 480). • Sejarah Saeb Ra,” saya diundang oleh bibi saya kepada Nabi dan berkata, : Wahai Rasulullah .., .. putri sakit, dan setelah itu Nabi menggosok kepala saya dan berdoa untuk memberkati saya, setelah itu menjalankan wudhu dan minum air dari mantan wudhu ia melihat, maka saya berdiri di belakang dia dan saya melihat Disorientasi satu dari Asterik-Asterik nubuatan “(Sahih Muslim wawancara no.2345). • laporan lain saat Menyebut di Obeida suka bahwa kami mempunyai rambut Nabi, maka ia berkata: “bila aku melihat untai suatu rambut, maka itu lebih berharga bagiku daripada apa yang minimum “(Sahih Bukhari wawancara No. 168). bahkan mulia rambut Nabi di mata teman-teman, dan lebih besar dari minimum dan di mana. • Dikisahkan Abu Jahiifah dari ayahnya, para sahabat berusaha untuk memakai air Nabi wudhu dan mengusap2kannya-to-face dengan tangan mereka, dan mereka yang tak mendapatkannya setelah itu diteruskan dari tubuh basahan sahabat lain yang terkena wudhu pasif dan setelah itu digosok Nabi di wajah dan tangan “mereka (Sahih Bukhari bicara No. 369, serta di suatu wawancara Bukhari no.5521, dan Islam modern yang benar 503 dengan sejarah yang banyak). • Jumlah saat Anas bin Malik meriwayatkan di detik detik sakratulmaut Yaitu orang yang sudah telah mempertahankan botol yang berisi keringat Nabi dan beberapa helai rambut Nabi, maka saat ia hampir mati dari itu dan akan telah disertakan dengan botol dengan kain kafan dan hanut nya (Sahih Bukhari wawancara no.5925). Tampaknya bahwa bila mereka Hayati di ini, dan tentu aja kepada teman-teman sudah musyrik, dan tentu aja Abu Bakr musyrik Menyebut menangis dan memeluk tubuh Rasulullah berbicara di kantornya melihat pemakaman, dan tentu aja, usia orang musyrik telah memberitahu disakratulmaut tak ingat Allah bahkan ingat makam Nabi, pasti para sahabat Menyebut paganisme dan halal darah, di karenakan ibadah Nabi Muhammad dan dianggap dewa yang disembah oleh berebut memakai air wudhunya, seperti Kristen yang berjuang di air Rev.! Yah .. kita wajib menimbang diri kita sendiri, apakah kita sejalan dengan teman kita, Direktorat Jenderal sesuai atau generasi sempalan. saudaraku, tak peka terhadap Anggaran perangkap, perangkap Yaitu untuk mereka yang tak percaya di tuhan lain selain Allah, atau ada yang lebih kuat dari Tuhan, atau keyakinan bahwa ada dewa yang Serupa dengan Allah. Ini Yaitu arti kemusyrikan. Dia Sebagimana Nabi: “Kebekahan Orang tua dan para ilmuwan urang kita” (Sahih Ibnu Hibban wawancara No. 559) dan dikatakan oleh respon Hafiz Imam Jalaluddin Abdul Rahman Assuyuthiy dilaporkan di kitab Sahih Muslim bahwa Nabi membaca mu’awwidzatain bahw setelah itu pukulan untuk kedua telapak tangan dan mengusap Yaitu seluruh tubuhnya dan yang Bisa disentuh, itu Yaitu napas tabarruk Direktorat Jenderal Walab yang melewatkan membaca Al-Qur’an, dzikir laki-laki juga menulis dibejana tinggi (untuk obat). (Bagian Al Imam Jami’usshaghiir Assuyuthiy 01:00 84 yang modern No. 104) yang dibuktikan dengan cara ilmiah oleh profesor Jepang , bahwa air Yaitu mengubah bentuk bentuk Direktorat Jenderal aja berbicara dengan kalimat mempunyai khususnya, di menyapa bentuk cinta, rasa syukur dan salam salam indah dan air dan mengubahnya Jadi lebih indah apabila dimainkan penghinaan salam dan tipis, mengubah air di bentuk buruk, dan saat ia menulis tulisannya mulia dan indah seperti rasa syukur, cinta, puisi dan menulis yang paling indah, dan Jadi lebih dan lebih indah bentuk, saat ia menulis kepadanya Menyebut Perkataan-Perkataan kotor dan bicara buruk lebih maka ia berbalik bentuk buruk, kesimpulan mengubah air oleh pengamat perubahan emosional di lingkungan, bagus di bentuk tulisan dan Perkataan-Perkataan . keajaiban alam yang dikenal di ini, sementara Nabi dan teman-teman untuk memahami, dan mereka bertabarruk Air Direktorat Jenderal menyentuh tubuh Nabi , mereka bertabarruk air Direktorat Jenderal doa didoakan oleh Nabi, dan setelah itu hanya mereka yang yg rendah mengerti hukum Islam Yaitu bahwa mereka masih menentangnya saat itu terbukti dengan cara ilmiah, yang menunjukkan pemahaman mereka bahwa ini Yaitu kuno dan terbelakang. Walillahittaufiq sumber Kredit: ahli tahun […]

  27. 33

    Pak arif said,

    wah bermanfaat sekali info tentang keberkahannya, lihat juga info tentang haji dan umroh

  28. 34

    IMAM SUBEKTI said,

    _ GHAZWUL FIKRI (PERANG PEMIKIRAN) _

    Yaitu, penyerangan khususnya terhadap pola fikir (Mindset_red), dgn berbagai macam cara terhadap umat muslim guna merubah apa yg ada didalamnya, sehingga menjadi bercampur aduk /samar / meragukan tentang Islam.

    METODE yg dilakukan Ghazwul Fikri ;
    1). Tasykik = Menimbulkan kesan keragu2an & pendangkalan dlm jiwa kaum muslimin thdp agamanya.
    Contoh : Isi Al Quran dituduh tidak rasional, serta digiring pada pemikiran menurut analisa pribadi/golongan untuk kepentingan tertentu, dgn tidak mengindahkan dasar tuntunan Agama yg sesungguhnya.
    2). Tasywih = Pengaburan.
    Contoh : Mendoktrin penggambaran buruk ttg Islam. Seperti, klaim Islam adlh Teroris, Fundamentalis, Ekstrimis, Garis Keras, dsb.
    3). Tadzwiib = yaitu Pelarutan, mencampur-adukkan antara pemikiran & budaya Islam dgn pemikiran budaya jahiliyah.
    4). Taghrib = Pemberatan (Westernisasi). Mendorong kaum muslimin untuk menyenangi & menerima pemikiran2 dan gaya hidup orang2 kafir dan atau barat.

    SARANA yg dilakukan Ghazwul Fikri ;
    – Pers / Media Informasi (makanya ada istilah siapa yg mengusai pers, maka ia menguasai dunia). Misal, acara2 TV yg menggiring budaya mempertontonkan/mengumbar aurat, adegan hub. seksual, kekerasan, pembunuhan dan lain2 … hal2 tsb menjadi tontonan yg familiar saat ini, serta banyak ditiru dan dianggap biasa & lumrah akhirnya. Padahal jelas bertentangan dgn tuntunan agama … (Endingnya yg harusnya “Tuntunan, skr hanya menjadi Tontonan”).
    – Pendidikan. Misal, memberikan beasiswa keluar negri, ketika lulus, kembali ke Indonesia, sdh berubah pola fikirnya karna terdokstrin budaya / pola fikir barat.
    – Hiburan & Olahraga. Misal, mengagungkan acara & gengsi tinggi akan olahraga, akhirnya menggiring pada perilakunya hobi judi (taruhan) dan atau candu akan acara2 di Televisi, hingga melupakan Ibadah (kewajiban umat beragama).
    – Yayasan / LSM. Misal, pemberian bantuan2 (sarat modus) yg akhirnya digiring barter dgn akidah, akhirnya murtad.

    DAMPAK dari Ghazwul Fikri ;
    1). Perusakan Akhlak.
    2). Melarutnya kepribadian Islam.
    Seperti An Nisa ayat 89 : “Mereka ingin supaya kamu kufur, sebagaimana mereka telah berlaku kufur, lalu kamu menjadi (sama dgn mereka) sebab itu jgnlah kamu jadikan dr antara mereka sbg teman (mu), kecuali kalau mereka itu mau hijrah ke jalan Allah, tetapi kalau mereka menentang, tawanlah mereka dan perangilah mereka dimana saja kamu bertemu, dan jgn lah seorangpun diantara mereka menjadi penolong dan pembantu”.
    3). Pemurtadan. Seperti Al Baqarah 217 : “Mereka bertanya kepadamu tentang bulan Haram, tentang berperang didalamnya. Katakanlah (hai Muhammad) !!! Berperang di dalamnya (pada bulan Haram) itu merupakan dosa besar, sedangkan menghambat manusia dr jalan Allah & mengkhufuri Nya dan menghambat manusia dr Masjidil Haram, dan mengusir penduduknya dr sekitarnya, lebih besar dosanya disisi Allah, dan fitnah itu lebih besar (dosanya) dr pada pembunuhan. Mereka tidak henti2nya memerangi kamu sampai mereka dpt mengembalikan kamu dari agamamu (kekafiran) jika mereka sanggup. Dan barangsiapa yg murtad diantara kamu dr agamanya, maka ia mati dlm kakafiran. Maka gugurlah amal-amal mereka didunia & diakhirat. Dan merekalah penghuni2 neraka yg kekal, yg mereka kekal didalamnya”.

    UPAYA MENANGKAL Ghazwul Fikri ;
    1). Kenali musuh dan tingkatkan kemampuan diri (Wawasan/pengetahuan agama, pengalaman).
    Maka dr itu, Allah menekankan pentingnya difungsikan-nya Akal / Fikiran, termaktub dlm Al Qur’an, diantaranya ;
    – Al Baqarah 219
    – Al A’raf 176
    – Yunus 24
    – Ar Rum 21
    – Az Zumar 42
    – Al Jatsiyah 13
    – Al Hasyar 21
    – Ar Ra’du 4
    – Al Maidah 58
    – Yasin 68
    – Syu’ara 28
    – Al An’am 32
    – Mu’minun 80
    – Al Baqarah 242
    2). Bersikap Kritis !!! Dalam menerima informasi apapun. Misal, dpt info dari HABIB atau ULAMA sekalipun, wajib ditela’ah kembali (sinkron-kan dgn Al Qur’an & Hadist).
    3). Taktik bertahan & menyerang.

    Demikian sedikit info ilmu pengetahuan, mudah2an bermanfaat. Amien YRA …🙂

  29. 35

    IMAM SUBEKTI said,

    **** ==== ****
    Dari Abu Dzar Radhiallahu’anhu, ia berkata : Kekasihku (Rasullulah) Shalallahu ‘alaihi wassalam, berwasiat kepadaku dengan 7 (tujuh) hal ;

    1). Supaya aku mencintai orang2 miskin dan dekat dengan mereka.
    2). Beliau memerintahkan aku agar aku melihat kepada orang yg berada dibawahku, dan bukan melihat kepada orang yg berada diatasku.
    3). Beliau memerintahkan aku agar aku menyambung silaturahimku meskipun mereka berlaku kasar kepadaku.
    4). Aku dianjurkan agar memperbanyak ucapan, “Lahaula wala quwwata illa billah (tidak ada daya dan upaya kecuali dgn pertolongan Allah).
    5). Aku diperintahkan untuk mengatakan kebenaran meskipun pahit.
    6). Beliau berwasiat agar aku tidak takut celaan orang, yg mencela dlm berdakwah kepada (jalan) Allah.
    7). Beliau melarang aku agar aku tidak meminta-minta sesuatupun kepada manusia.

    (Takhrij Hadist : Di shahihkan oleh Syaikh al-‘Alamah al-Imam al-Muhaddits Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimullah).

    * Catatan :
    Menanggapi khususnya No 5 mengarah ke No 6 ( dari Wasiat Nabi) ….

    Pahitnya mengatakan kebenaran, tidak boleh mencegah kita untuk mengucapkannya, baik kepada orang lain apalagi diri sendiri.
    Apabila sesuatu itu jelas sebagai sesuatu yg haram, syirik, bid’ah & mungkar.
    Jangan sampai kita mengatakan sesuatu :
    – yang haram dikatakan halal.
    – yang syirik dikatakan tauhid.
    – yang bid’ah dikatakan sunnah.
    – yang mungkar dikatakan ma’ruf.

    Contoh :

    Sudah jelas perbuatan Dukun (atau yg sebetulnya Dukun tp disamarkan namanya jd paranormal lah, supranatural lah, metafisika lah … dsb dan dibalut pake pakaian Kyai, Ustad, dsb _intinya sama saja yg bersekutu / meminta bantuan dgn setan adalah JELAS syirik).
    Namun, karna pemahaman (Ilmu Agama) kita yg kurang, akhirnya ada “skenario” pembenaran, agar yg nampaknya syirik, menjadi tidak nampak lagi syiriknya akhirnya terkesan halal.
    Misal seperti anggapan ;
    – ILMU HITAM = Punya Ilmu Ghoib, tp untuk tujuan negatif (Menyantet, Menceraikan Orang, dsb).
    – ILMU PUTIH = Punya Ilmu Ghoib, tp dgn tujuan menolong orang (Menyembuhkan orang sakit, menyatukan yg bercerai, menerawang mencarikan barang hilang, dsb).

    TAPI … tetep aja, apabila semuanya minta bantuan / bersekutu dgn setan / iblis, namanya tetep SYIRIK hukumnya HARAM !!!!!

  30. 36

    […] bid’ah berkah cari berkah keberkahan tabarruk […]

  31. 37

    Hamba Allah said,

    Assalamualaikum,…mohon maaf sebelumnya, dalam artikel ini penulis sepertinya kurang teliti menuliskan referensi-referensinya, saya mencoba mencari kecocokan Hadist riwayat yang penulis tuliskan dengan sumber yang sama tetapi tidak mempunyai kemiripan….mungkin penulis salah ketik atau hamba yang memang kurang teliti juga…hamba yg bodoh ini memohonkan maaf yang sebesar-besarnya kepada penulis jika tulisan hamba menyinggung penulis…….

  32. 38

    SahriZan said,

    Ada tak suruhan jelas dari nabi suruh umatnya tabaruk


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: