Al-Habib Alwi bin Thahir bin Abdullah Al-Haddad (Mufti Johor)

Beliau adalah Al-’Alamah Sayid Alwi bin Thahir bin Abdullah Al-Haddad, seorang penulis yang hebat dan sejarawan yang suka meneliti. Jika berbicara tentang suatu persoalan, beliau memaparkan segala seginya dan menguatkannya dengan dalil-dalil aqli dan naqli. Beliau seorang yang memiliki ghirah (kecemburuan) terhadap Islam dan menjadi pembelanya. Di samping itu, beliau juga pembela keluarga Rasulullah s.a.w. aktif berhubungan dengan para ahli ilmu di berbagai tempat di seluruh dunia Islam, dan selalu menghindari pertentangan-pertentangan mazhab.

Sayid Alwi bin Thahir Al-Haddad dilahirkan di negeri Qaidun, Hadhramaut. Beliau memperoleh ilmu-ilmunya di sana dengan didukung oleh kecerdasan dan keteguhannya dalam menuntut ilmu, dan selalu menyertai ulama-ulama besar sehingga dapat mencapai puncak keilmuannya dan menghimpunkan berbagai ilmu naqli dan aqli yang membuatnya melebihi rakan-rakannya, bahkan beliau mampu melakukan istinbath dan ijtihad yang cermat dan tidak dapat dicapai oleh sebagian orang.

Beliau juga memiliki karangan-karangan yang banyak dan kajian-kajian di berbagai suratkhabar dalam bermacam-macam persoalan kemasyarakatan, politik, aqidah, sejarah dan fatwa yang mencapai 13000 masalah. Beliau juga sering berpidato dan memberikan ceramah pada pertemuan-pertemuan umum.

Ceramah yang disampaikannyadi depan Jong Islamieten Bond (Perkumpulan Pemuda Muslimin) telah diterbitkan dalam dua bahasa: Indonesia dan Arab. Pemimpin Sarekat Islam yang terkenal, Haji Oemar Said Cokroaminoto sering berhubunngan dengannya. Ketika dia sedang mengarang buku tentang sejarah Nabi dalam bahasa Indonesia , dia menunjukkan kepada Sayid Alwi yang kemudian memeriksanya dan memberikan kata pengantar untuk buku itu. Pertama kali buku itu dapat diterbitkan atas biaya seorang dermawan dan kemudian buku itu dapat diterbitkan untuk yang kedua kalinya.

Sayid Alwi bin Thahir termasuk salah seorang pendiri ar-Rabithah al-Alawiyyah di Indonesia . Belakangan Kesultanan Johor di Malaysia memilihnya untuk menjabat sebagai mufti di sana . Beliau mula menjawat jawatan mufti Kerajaan Johor dari tahun 1934 hingga tahun 1961, perlantikan beliau adalah sebagai menggantikan Allahyarham Dato’ Sayid Abdul Qader bin Mohsen Al-Attas yang telah bersara dari jawatan kerajaan. Beliau wafat pada 14 November 1962 (1382 H) dan dikebumikan di Tanah Perkuburan Mahmoodiah Johor Bahru. Beliau mempunyai keturunan yang kemudian pindah ke Jazirah Arab bagian selatan, di antaranya adalah putranya Al-’Alamah Sayid Thahir dan Sayid Hamid.

Sayid Alwi memiliki karangan-karangan yang banyak yang akan kami sebutkan berikut ini agar dapat diketahui betapa luas pengetahuannya. Beberapa diantara karangannya adalah:

Al-Qaul al-Fashl fi Maa li Bani Hashim wa Quraisy wal-Arab Min al-Fadhl (dua jilid)

Fatwa-fatwanya yang mencapai 12000

masalah Durus as-Sirah an-Nabawiyah dalam dua jilid kecil

Kitab tentang hukum-hukum nikah dan qadha dalam bahasa Melayu, diterbitkan dalam dua jilid

Mukhtashar Aqd al-Aali karangan Sayid Idrus bin Umar al-Habsyi

I’anah an-Nahidh fi Ilm al-Faraidh

Majmuah min Ulum al-Falak dalam jilid besar

Ath-Thabaqat al-Alawiyyah

dipetik dari : Sejarah Masuknya Islam di Timur Jauh oleh Al-Habib Alwi bin Thahir Al-Haddad

1 Tanggapan so far »

  1. 1

    [...] Al-Habib Alwi bin Thahir bin Abdullah Al-Haddad (Mufti Johor) [...]


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 72 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: